banner 700x256

Bupati Sidoarjo Serahkan Mobil Pickup dan Stamper Aspal ke 18 Kecamatan Dukung Percepatan Perbaikan Jalan

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat komitmennya dalam percepatan perbaikan infrastruktur jalan di tingkat kecamatan. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH, M.Kn secara resmi menyerahkan satu unit mobil pickup beserta satu unit stamper atau alat pemadat aspal kepada 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Penyerahan sarana pendukung tersebut dilakukan secara simbolis di Pendopo Delta Wibawa, Selasa pagi (27/1/2026), kepada tiga perwakilan kecamatan, yakni Kecamatan Sidoarjo, Kecamatan Candi, dan Kecamatan Gedangan. Masing-masing kecamatan diwakili oleh Camat Sidoarjo M. Aziz Muslim, Camat Candi Yuni Rismawati, serta Camat Gedangan Asmara Hadi.

Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan bahwa bantuan mobil pickup dan unit stamper tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap pelaksanaan Program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK), yang difokuskan pada perbaikan jalan rusak dan infrastruktur skala kecil di wilayah kecamatan.

“Mobil pickup dan stamper ini akan digunakan masing-masing kecamatan untuk mendukung perbaikan infrastruktur jalan di wilayahnya. Harapannya, jalan-jalan berlubang dapat segera tertangani. Dengan PIWK ini, sebelum Lebaran tidak ada lagi jalan berlubang di Sidoarjo,” ujar Bupati Subandi usai penyerahan.

Program PIWK sendiri merupakan skema alokasi anggaran pembangunan daerah yang dibagi secara merata dan proporsional kepada seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo. Melalui program ini, masing-masing kecamatan diberikan kewenangan untuk melakukan penanganan dan perbaikan jalan rusak secara mandiri, sehingga proses penanganan tidak harus menunggu pelaksanaan proyek dari pemerintah kabupaten.

Baca juga :  Pemkab Sidoarjo Berikan Bantuan Kursi Roda untuk Mishelly, Wujud Kepedulian terhadap Warga yang Membutuhkan

Menurut Bupati Subandi, sebelum pelaksanaan perbaikan dilakukan, Pemkab Sidoarjo terlebih dahulu akan memetakan kewenangan jalan yang menjadi tanggung jawab masing-masing pihak. Jalan-jalan dengan kewenangan Dinas PU Bina Marga dan SDA akan ditangani melalui mekanisme swakelola, sedangkan jalan yang menjadi kewenangan kecamatan akan ditangani melalui program PIWK.
“Kita petakan dulu mana yang menjadi urusan Dinas PU dan mana yang bisa ditangani kecamatan. Kalau urusan PU, kita gunakan swakelola, sedangkan kecamatan semuanya menggunakan PIWK,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan PIWK, Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Sidoarjo juga akan melakukan pendampingan teknis kepada pihak kecamatan. Selain itu, pemerintah kecamatan diharapkan dapat berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah desa agar penanganan jalan rusak di wilayah desa dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Bupati Subandi menegaskan, untuk kerusakan jalan dengan tingkat kerusakan berat, penanganannya tetap akan dilakukan langsung oleh Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Sidoarjo.

Selain perbaikan jalan, Bupati Sidoarjo juga menyinggung pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung lainnya, termasuk pengendalian banjir.

Ia berharap, dengan dibangunnya sejumlah infrastruktur pengendali air seperti dam, permasalahan banjir di wilayah Tanggulangin dan Candi dapat terurai secara bertahap.

“Itu harapan kita bersama, agar pembangunan infrastruktur benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *