Banyuwangi, News PATROLI.COM –
Olah raga renang sangat populer di sekolah-sekolah Indonesia, terutama TK dan SD kelas awal, karena mendukung perkembangan fisik dan mental anak. Kegiatan ini biasanya menekankan pengenalan air secara menyenangkan untuk menghilangkan rasa takut, sambil melatih keterampilan dasar.
Manfaat Utama meningkatkan keberanian, keseimbangan, dan koordinasi motorik kasar melalui bermain di air. Menguatkan otot, pernapasan, serta kepercayaan diri anak sejak dini. Mengurangi stres, membangun disiplin, dan menanamkan keselamatan di air.
Cara Pelaksanaan Kegiatan sering dilakukan di kolam renang sekolah atau terdekat, dengan pendampingan guru atau pelatih berpengalaman yang menggunakan pendekatan bermain dan eksplorasi. Anak usia 4-7 tahun (TK A/B atau SD kelas 1-2) belajar teknik dasar seperti mengapung, meluncur, dan pernapasan, dimulai dari pengenalan sifat air.
Pada hari Rabu, (29/01/2026), 09:10 News Patroli konfirmasi 2 guru olah raga SDN 1 Sragi Songgon dan MI Negeri Songgon di kolam renang Sumber bulu Songgon, Guru olah Raga SDN 1 Sragi, mengatakan, “Pelajaran renang ini bukan ektrakurikuler akan tetapi pelajaran biasa bertepatan materinya renang. Yang paling penting anak didik kita senang, bisa menyerap pelajaran yang kami berikan,” Statemen ini diamini oleh Guru Olah Raga MI Negeri Songgon.
Yang Paling menarik menurut keterangan 2 pengajar olah raga dan beberapa pengguna kolam renang ini adalah fasilitas kolam renang sangat mendukung pengembangan olah raga renang dan tidak berbayar (Tidak pakai tiket ketika masuk area, red).
Informasi dari 2 guru olah raga di benarkan oleh penjaga kolam, Supeno (juga penjual tahu lontong, red). “Di sini (Kolam Sumber bulu, red) tidak berbayar, yang di kenakan tarif cuman parkir sepeda dan mobil, sama ban untuk berenang. Yang besar tarifnya 5 ribu rupiah, yang ukuran agak kecil 4 ribu rupiah, “katanya menjelaskan. **IR Rogojampi










