Lapas Sidoarjo Gelar Sidang TPP, Bahas Hak Integrasi hingga Usulan Tamping 100 Warga Binaan

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo kembali memperkuat proses pembinaan warga binaan melalui Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), Jumat (2/10). Sebanyak 100 warga binaan menjadi bagian dari pembahasan dalam sidang yang mengagendakan sejumlah usulan terkait pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan.

Sidang TPP merupakan salah satu tahapan penting dalam proses penyelenggaraan pemasyarakatan. Forum tersebut menjadi wadah untuk memberikan pertimbangan terhadap berbagai hal yang berkaitan dengan perkembangan dan pelaksanaan pembinaan warga binaan.

Dalam pelaksanaannya, setiap usulan dibahas dengan mengacu pada data, hasil pengamatan, serta ketentuan yang berlaku. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan setiap rekomendasi diberikan secara objektif dan sesuai dengan prosedur pemasyarakatan.

Pada Sidang TPP kali ini, sejumlah materi menjadi pembahasan, di antaranya terkait hak integrasi warga binaan, usulan penempatan sebagai Tamping (Tahanan Pendamping), serta pembahasan warga binaan yang berkaitan dengan Register F.

Seluruh materi tersebut menjadi bagian dari proses pengamatan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembinaan di Lapas Kelas IIA Sidoarjo. Tim Pengamat Pemasyarakatan melakukan pembahasan terhadap kondisi dan perkembangan masing-masing warga binaan yang diusulkan.

Berbagai aspek turut menjadi bahan pertimbangan, mulai dari perilaku warga binaan, pelaksanaan program pembinaan, hingga pemenuhan persyaratan yang telah ditentukan.

Sidang tersebut juga dihadiri perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur serta perwakilan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surabaya. Kehadiran unsur terkait menjadi bagian dari penguatan koordinasi dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Baca juga :  Lapas Sidoarjo Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Capaian Kinerja Triwulan II Semester I Tahun 2026

Kolaborasi tersebut sekaligus mendukung agar proses pembahasan dapat berlangsung secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, khususnya dalam proses pembinaan serta persiapan reintegrasi sosial warga binaan.

Kalapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan Agus Tomo, menekankan bahwa pelaksanaan Sidang TPP merupakan bagian dari komitmen Lapas Sidoarjo dalam menjalankan pembinaan secara terarah dan sesuai prosedur.

Setiap keputusan maupun rekomendasi, lanjutnya, diharapkan diberikan berdasarkan hasil pengamatan serta ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, proses pembinaan dapat berjalan secara terukur dan tetap mengedepankan aspek objektivitas.

Pelaksanaan Sidang TPP secara berkala menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIA Sidoarjo untuk memastikan perkembangan warga binaan terus dipantau dan dievaluasi. Proses tersebut juga menjadi salah satu tahapan dalam mendukung pemenuhan hak warga binaan sesuai ketentuan pemasyarakatan.

Koordinasi bersama jajaran Ditjenpas Jawa Timur dan Bapas Kelas I Surabaya turut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan, termasuk proses reintegrasi sosial warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan Sidang TPP berlangsung tertib dan lancar. Lapas Kelas IIA Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan pemasyarakatan yang profesional dan transparan, dengan mengedepankan pembinaan yang terarah sebagai bagian dari upaya mempersiapkan warga binaan kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *