Jember – NewsPATROLI.COM –
Rapat pra-pelaksanaan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) telah diselenggarakan di Aula Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, pada hari Jumat, 02/10/2026.
Rapat ini merupakan tahapan krusial yang mendahului dimulainya pekerjaan fisik PISEW di wilayah Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Kegiatan ini diorganisasi oleh Pokmas KAD (Kelompok Masyarakat Kerja Sama Antar Desa) Parikesit Kecamatan Gumukmas, yang bertindak sebagai kelompok masyarakat yang diberikan mandat untuk mengelola implementasi PISEW di area tersebut.
Camat Gumukmas, Chairul Dwi Tjahjanto, turut hadir dalam rapat tersebut bersama PPK PKS dan BPB Satker Cipta Karya Wilayah II Provinsi Jawa Timur, Rizky Amalia Yulianti, tenaga ahli provinsi, Sikam dan Sri Suhartiningsih, Kepala Desa Menampu, A’an Rofi’i, jajaran pengurus Pokmas KAD Parikesit, pemasok bahan, calon pelaksana pekerjaan, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan ini, Chairul Dwi Tjahjanto menggarisbawahi bahwa rapat pra-pelaksanaan merupakan tahapan esensial dan wajib dilaksanakan sebelum pekerjaan fisik PISEW dimulai.
Menurutnya, rapat ini vital untuk menyelaraskan pemahaman di antara seluruh pihak terkait, sekaligus memastikan kesiapan teknis dan administratif dalam pelaksanaan program.
“Rapat pra-pelaksanaan PISEW merupakan rapat wajib sebelum pekerjaan fisik dimulai. Jika rapat ini tidak terlaksana, dana tidak akan dapat dicairkan,” tegas Chairul.
Ia menjelaskan bahwa PISEW adalah program pembangunan infrastruktur berskala kawasan yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Mengingat implementasinya melibatkan lebih dari satu desa, koordinasi antarpemangku kepentingan menjadi aspek penting untuk menjamin pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan masyarakat.
Melalui rapat pra-pelaksanaan, berbagai aspek teknis dan administratif dibahas dan disepakati bersama. Ini mencakup gambar dan rencana teknis, Rencana Anggaran Biaya (RAB), spesifikasi pekerjaan, jadwal pelaksanaan, kebutuhan material, hingga pembagian tugas masing-masing pihak.
Sementara itu, Ketua Pokmas KAD Parikesit Kecamatan Gumukmas, Novan Fawaid, menyatakan bahwa koordinasi diperlukan untuk memastikan kesiapan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program, mulai dari pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, hingga kelompok kerja masyarakat.
“Rapat pra-pelaksanaan PISEW adalah tahapan koordinasi awal sebelum dimulainya pekerjaan fisik,” terangnya.
Ia menambahkan, pembahasan juga mencakup kesiapan material dan kebutuhan teknis di lapangan. Oleh karena itu, pemasok bahan turut dilibatkan dalam rapat untuk memastikan ketersediaan bahan baku yang diperlukan selama pekerjaan berlangsung.
Novan menegaskan bahwa keberhasilan PISEW tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik. Keterlibatan masyarakat juga merupakan bagian penting dalam implementasi program.
Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mengawal proses pembangunan, sekaligus memiliki kepedulian untuk merawat dan menjaga infrastruktur yang telah dibangun.
“Komitmen bersama sangat krusial, terutama dalam peran serta masyarakat untuk mengawal, merawat, serta menjaga infrastruktur agar memberikan manfaat jangka panjang bagi ekonomi warga,” tutupnya.










