Sampang, NewsPATROLI.COM –
Polres Sampang menggelar doa kebangsaan bersama dalam rangka dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak memperkuat persatuan dan tidak mudah terprovokasi informasi bohong.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (20/10/2026) itu dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sampang, alim ulama, tokoh masyarakat, santri, serta pelajar.
Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto mengatakan, doa kebangsaan tersebut menjadi momentum untuk memohon keberkahan bagi bangsa sekaligus memperkuat kerukunan di tengah masyarakat.
Doa bersama juga ditujukan agar Presiden dan Wakil Presiden beserta seluruh jajaran pemerintahan diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah negara.
Anang mengajak masyarakat menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta mengutamakan musyawarah ketika menghadapi persoalan. Ia mengingatkan penyebaran hoaks dapat memicu kesalahpahaman hingga konflik sosial apabila tidak disikapi secara bijak.
“Momentum dua tahun pemerintahan ini hendaknya menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Anang.
Selain mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Anang turut mengingatkan warga agar mewaspadai kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya saat musim kemarau.
Ia meminta masyarakat tidak membakar lahan sembarangan karena berisiko memicu kebakaran yang membahayakan lingkungan dan keselamatan warga.
Anang juga mengimbau masyarakat segera melaporkan potensi gangguan keamanan maupun kemunculan titik api kepada petugas terdekat agar dapat ditangani dengan cepat.
“Kami berharap masyarakat segera melaporkan potensi gangguan keamanan maupun kemunculan titik api kepada petugas terdekat agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Sampang berharap kebersamaan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat semakin kuat sehingga situasi Kabupaten Sampang tetap aman dan kondusif.
















