SDN Tegalsari 04 Jember Makin Bersinar! Revitalisasi Rp934 Juta Jadi Harapan Baru, Muhammad Imam Fahrurroji Optimistis Prestasi Siswa Meningkat

banner 120x600
banner 336x280

Jember – News PATROLI.COM –

Komitmen meningkatkan mutu pendidikan terus ditunjukkan keluarga besar SD Negeri Tegalsari 04, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 dengan anggaran mencapai Rp934.940.900, sekolah ini melakukan pembenahan sarana dan prasarana guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan representatif bagi peserta didik.

Program revitalisasi tersebut menjadi momentum penting bagi SDN Tegalsari 04 untuk terus berbenah dan melangkah maju. Bukan sekadar memperbaiki bangunan, pembenahan ini diharapkan menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar sekaligus mendorong semangat siswa
dalam meraih prestasi.

Kepala SDN Tegalsari 04, Muhammad Imam Fahrurroji, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan dan dukungan pemerintah terhadap peningkatan fasilitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya,” Kamis (22/10/2026).

“Alhamdulillah, pada tahun 2026 SDN Tegalsari 04 mendapatkan bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, Bupati Jember Gus Fawaid, kementerian terkait, serta Dinas Pendidikan atas perhatian dan dukungannya terhadap kemajuan pendidikan,” ungkapnya.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan kesempatan berharga bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan sehingga para siswa dapat belajar dengan lebih nyaman dan optimal.

Anggaran Rp934 Juta, Sembilan Bagian Bangunan Mendapat Pembenahan
Program revitalisasi SDN Tegalsari 04 mencakup enam ruang kelas, satu ruang administrasi, satu ruang kepala sekolah, serta satu toilet.

Pembenahan sejumlah fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang aktivitas pendidikan secara lebih optimal, baik bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Dengan sarana dan prasarana yang semakin memadai, sekolah diharapkan dapat menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif.

Baca juga :  Gebyar HUT RI ke-81, Polsek Wuluhan Gelar Pagelaran Wayang Kulit untuk Lestarikan Budaya Nusantara

Bagi Muhammad Imam Fahrurroji, peningkatan fasilitas sekolah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembelajaran.

Lingkungan belajar yang nyaman diharapkan dapat membantu siswa lebih berkonsentrasi, meningkatkan motivasi, serta mengembangkan potensi dan kemampuan mereka.

Progres Pekerjaan Hampir 60 Persen, Kepala Sekolah Optimistis
Berdasarkan keterangan kepala sekolah, pelaksanaan revitalisasi dimulai pada 18 Agustus 2026 dengan masa pengerjaan selama 150 hari kalender.

Saat memberikan keterangan, progres pekerjaan disebut telah mencapai hampir 60 persen. Ia berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai target yang ditetapkan.

“Alhamdulillah, mulai dari proses pembongkaran hingga pelaksanaan pengerjaan, sejauh ini tidak mengalami kendala berarti. Kami berharap pekerjaan dapat terus berjalan dengan baik dan selesai sesuai target,” jelasnya.

Kelancaran pelaksanaan tersebut menjadi salah satu hal yang disyukuri pihak sekolah.

Ia berharap hasil revitalisasi nantinya dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga sekolah, khususnya dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.

Swakelola Libatkan Masyarakat, Wali Murid, dan Unsur Sekolah

Pelaksanaan program revitalisasi dilakukan melalui sistem swakelola dengan melibatkan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), unsur masyarakat, wali murid, dan pihak sekolah sesuai ketentuan teknis program.

Dalam pelaksanaannya, tenaga kerja dibagi berdasarkan bidang pekerjaan. Sekitar 10 orang menangani konstruksi bangunan, sedangkan delapan orang lainnya bertugas pada pekerjaan atap dan plafon. Total tenaga kerja yang terlibat disebut mencapai 18 orang.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung pelaksanaan pembangunan fasilitas pendidikan. Semangat gotong royong diharapkan turut memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekolah sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya generasi penerus bangsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *