banner 700x256

Sahabat Tino bersama Airlangga Hartarto Lovers Jember Jadi Orang Tua Asuh Anak Jalanan (Anak Punk)

banner 120x600
banner 336x280

Jember, Newspatroli.com

Selain program pemberdayaan ekonomi saja, Airlangga Hartarto Lovers (AHL) bersama Sahabat Tino di Jember juga terjun ke aksi sosial kemanusiaan.

Hari ini (31/1/2022) AHL dan Sahabat Tino menggulirkan bergandengan tangan bantuan Warung Kuning untuk orang yang selama ini termarjinalkan. Yakni Ricky, salah seorang anak punk asal kelurahan Sumbersari kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember.

Tino Cahyono, yang merupakan salah satu fungsionaris DPD Golkar Jember yang sekaligus juga pendiri komunitas Sahabat Tino, menjelaskan di Jember masih banyak orang-orang termarjinalkan. Misalnya anak-anak jalanan atau yang lebih dikenal sebagai anak punk.

“Orang-orang seperti itu (anak punk) cenderung tidak ada yang memperhatikan,” kata Tino.

Selama ini, masih kata Tino, anak punk dalam masyarakat biasanya dianggap sebagai sampah masyarakat. 

“Tetapi yang sebenarnya, mereka sama dengan anak-anak lain yang ingin mencari kebebasan. Dengan gaya busana yang khas, simbol-simbol, dan tata cara hidup yang dicuri dari kelompok-kelompok kebudayaan lain yang lebih mapan, merupakan upaya membangun identitas berdasarkan simbol-simbol,” papar Tino.

Sebab itulah, lanjut Tino, perlu adanya orang tua asuh bagi mereka (anak punk) agar kehidupannya lebih terarah dan bisa diberdayakan dalam menjalankan roda perekonomian.

“Untuk awal, kita (Sahabat Tino dan AHL Jember) kita asuh dan berdayakan mereka, melalui program Warkop Kuning dan bantuan modal pada seorang anak punk,” kata salah satu tokoh enterpreneur Jember tersebut.

Sementara itu, Ricky, anak punk yang kini diasuh oleh Sahabat Tino dan AHL Jember itu menyampaikan rasa terimakasihnya atas perhatian yang diberikan Tino Cahyono.

“Papa Tino dan mama Wiwik bersama Sahabat Tino dan Airlangga Hartarto Jember sangat memanusiakan orang-orang seperti saya,” ucap Ricky.

Masih kata Ricky, selama ini sangat banyak yang memandang rendah keberadaannya sebagai anak punk.

“Kami (punk) nyaris tidak pernah diberi kesempatan untuk berusaha dan bekerja lebih baik. Terimakasih buat Sahabat Tino dan AHL Jember yang memberi saya kesempatan untuk menjadi lebih baik,” pungkas Ricky dengan mata berlinang menahan haru.

Diketahui sebelumnya, Airlangga Hartarto Lovers (AHL) bersama Sahabat Tino di Jember menggagas dan menjalankan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Warung dan Warkop Kuningnya.

Melalui program tersebut, diharapkan roda perekonomian masyarakat bisa terus berputar ditengah pandemi Covid19 yang masih terjadi. (San)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *