Situbondo, Newspatroli.com
Kepolisian Resort Situbondo menggelar konferensi pers hasil Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) yang digelar Polres Situbondo dan Polsek Jajaran menjelang bulan Ramadhan 1443 Hijriah.
Konferensi pers yang disampaikan langsung Kapolres Situbondo AKBP Dr Andi Sinjaya, SH, SIK, MH Disertai Forkopimda, PCNU Kabupaten Situbondo dan Bamag Situbondo di loby Mapolres Situbondo, Jum’at (1/4/2022)
Kapolres Situbondo AKBP Dr Andi Sinjaya, SH, SIK, MH mengatakan, penindakan terhadap para pelanggar penyakit masyarakat ini dilaksanakan menjelang bulan Ramadhan agar masyarakat bisa melaksanakan ibadah bulan puasa dengan rasa aman dan tentram.
Hasil dari operasi pekat menjelang Ramadhan, diantaranya keras 74 minuman keras, ratusan liter dan mengungkap kasus perjudian sabung ayam yang meresahkan masyarakat serta sepeda motor yang terlibat balap pembohong.
Operasi pekat dilakukan dalam kurun waktu 15 bulan Ramadhan, dan Polres serta Polsek Jajaran berhasil, rartusanm minuman keras, mengungkap kasus perjudian dan juga balap pembohong yang mereferensikan Dr Andi Sinjaya, SH, S MH
Kapolres AKBP Dr Andi Sinjaya, SH, SIK, MH berharap dengan Operasi Pekat dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif. Sehingga masyarakat khususnya umat muslim dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang dan damai.
“Pasti keberhasilan ini sebagian besar juga karena adanya informasi dari masyarakat dan peran dari Toga serta Tomas. Kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan mau melaporkan jika mengetahui tindak pidana atau sesuatu yang meresahkan masyarakat ” ucapnya
Selain itu, AKBP Dr Andi Sinjaya, SH, SIK, MH memberikan pengamanan yang maksimal selama bulan Ramadhan. Untuk itu dia berharap setiap hal yang mengganggu kenyamanan masyarakat harus dicantumkan, termasuk bunyi petasan.
Untuk itu, dihimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Situbondo agar tidak petasan utama saat bulan Ramadhan hingga lebaran nanti agar pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan bisa khusu dan suasana aman, dan nyaman bisa betul-betul terwujud.
“ Kami berharap dukungan masyarakat agar tidak membakar petasan pada bulan Ramadhan hingga lebaran. Kami sudah warning, jika, ada yang melanggar makan dilakukan penindakan ” pungkas AKBP Dr Andi Sinjaya, SH, SIK, MH.(Dedy)










