banner 700x256

Aset Negara Raib Dua Kali, Gaib Perjuangan Desak Kapolres Sampang Bongkar Hilangnya Hand Traktor Disperta-KP

banner 120x600
banner 336x280

Sampang, NewsPATROLI.COM –

Hilangnya aset negara berupa hand traktor milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Kabupaten Sampang yang terjadi dua kali berturut-turut memantik sorotan publik. Ketua Umum DPP Ormas Gaib Perjuangan, Habib Yusuf, secara terbuka mendesak Kapolres Sampang AKBP Hartono untuk mengusut tuntas kasus tersebut hingga terang-benderang.

Habib Yusuf menegaskan, raibnya hand traktor bantuan pertanian pada tahun 2024 dan kembali terjadi pada tahun 2025 menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola, pengawasan, serta distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan) di lingkungan Disperta-KP Sampang.

“Ini bukan kejadian biasa. Aset negara yang diperuntukkan bagi kepentingan petani hilang sampai dua kali. Aparat penegak hukum harus turun tangan dan mengungkap siapa yang bertanggung jawab,” tegas Habib Yusuf, Rabu (7/1/2026).

Menurutnya, lemahnya sistem pengamanan dan pendataan alsintan membuka ruang terjadinya penyalahgunaan bantuan yang bersumber dari uang rakyat. Karena itu, ia menilai Disperta-KP Sampang patut dievaluasi secara menyeluruh.

“Bantuan pertanian ini bukan milik pribadi, tapi milik negara. Jika sampai raib berulang kali, berarti ada kelalaian atau potensi penyimpangan yang tidak bisa dibiarkan,” ujarnya.

Baca juga :  Gagalkan Pembobolan ATM di Depan Kantor Satlantas, Polisi Amankan Pelaku dan Senjata Tajam

Gaib Perjuangan juga meminta Polres Sampang tidak ragu memeriksa seluruh pihak terkait, mulai dari pejabat struktural, petugas teknis, pengelola gudang, hingga pihak penerima bantuan apabila ditemukan indikasi ketidaksesuaian data dan fakta lapangan.

Habib Yusuf menambahkan, pengungkapan kasus ini penting untuk memberikan efek jera sekaligus mengembalikan kepercayaan petani terhadap program bantuan pemerintah di sektor pertanian.

“Kami berharap pengusutan ini menjadi momentum pembenahan sistem distribusi bantuan pertanian di Sampang agar petani tidak terus menjadi korban,” pungkasnya.

Di sisi lain, dukungan terhadap langkah Kapolres Sampang AKBP Hartono terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Publik menaruh harapan besar agar kepolisian mampu mengungkap kasus hilangnya hand traktor Disperta-KP secara transparan dan profesional, demi menjaga aset negara serta kepentingan petani di Kabupaten Sampang. (fen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *