Mojokerto, News PATROLI.COM –
Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Selasa (13/1/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Mojokerto Nomor 821.2/5/HK/416/012/2026.
Adapun pejabat yang dilantik yakni, Hj.Yuni Laili Faizah ST,. MM yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah, kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Selanjutnya, Amsar Azhari Siregar, SH., MM, yang sebelumnya menjabat Camat Pungging, dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. Sementara itu, Nalurita Priswiandini dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Pelantikan berlangsung khidmat dengan diawali pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara, serta disaksikan Oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto H. Hartono, SH, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Mojokerto Hj. Any Mahnunah, SE, MM, didampingi Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Mojokerto Akhmad Luthfi Ramadhani, S.Pd. M.Pd, Sekretaris Daerah, staf ahli Bupati, para asisten, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Mojokerto, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mojokerto.
Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyampaikan bahwa pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama kali ini telah melalui proses seleksi terbuka dan berpedoman pada Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 7 Tahun 2024, dengan memanfaatkan aplikasi Integrated Mutasi (IMUT). Seluruh tahapan telah mendapatkan rekomendasi dan dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari dinamika pemerintahan untuk memperkuat birokrasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tegasnya.
Bupati menekankan agar para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri, bekerja cepat, tepat, dan penuh dedikasi. Ia juga mengingatkan bahwa tugas utama pejabat pemerintah adalah melayani masyarakat serta menghadirkan birokrasi yang bersih dan berintegritas.
Secara khusus, Bupati memberikan penekanan kepada Kepala Dinas Pendidikan agar fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan literasi, numerasi, dan pemerataan akses pendidikan.
Sementara kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Bupati mendorong pengembangan budaya literasi melalui penyediaan ruang baca publik yang modern, inklusif, dan ramah generasi muda hingga ke tingkat desa.
Untuk Kepala Dinas PUPR, Bupati menegaskan peran strategis dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan berkeadilan. Pembangunan jalan, irigasi, drainase, serta penataan ruang harus dilakukan dengan perencanaan matang dan pengawasan yang ketat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa tidak ada pungutan atau jual beli jabatan dalam proses pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Ia meminta masyarakat dan ASN melaporkan apabila ada pihak yang mengatasnamakan dirinya atau pihak tertentu untuk meminta imbalan terkait jabatan.
“Saya pastikan tidak ada pungutan apapun. Semua proses berjalan sesuai aturan. Yang kami harapkan hanyalah kinerja dan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto,” tegasnya.
Menutup sambutan, Bupati mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk bekerja lebih keras di awal tahun 2026 dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta menjunjung tinggi nilai agama dan hukum demi terwujudnya Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur.( Ton/ Ririn / Fadhil )
















