Jember – News PATROLI.COM –
Hujan deras Selasa Sore 13/01/2026 sekira pukul 16.00 wib Hingga kira kira reda Pukul 20.00wib dengan intensitas Hujan cukup tinggi mengakibatkan kurang lebih 300 kepala keluarga dan 200 hektare lahan pertanian di Desa Lojejer kecamatan Wuluhan kabupaten Jember Jawa Timur Terendam banjir setinggi dada orang dewasa dan air datang dengan tiba tiba sehingga warga desa Lojejer mengevakuasi barang berharga dan hewan ternak peliharaan, banjir parah terletak di wilayah padusunan kepel tepatnya di rw 09,rt 06 rt 07 rt 08 rt 09 desa Lojejer kecamatan Wuluhan kabupaten Jember.
Pemerintah desa Lojejer yang dikomandai oleh kepala Desa Mohamad Sholeh, SH. M Si gerak cepat beserta jajarannya dibantu Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Destana seketika itu mendatangi lokasi banjir dan ikut serta membantu mengevakuasi barang barang yang bisa diselamatkan milik warganya.
Tak luput ratusan hektare sawah juga ikut terendam banjir akibatnya petani mengalami gagal panen dan kerugian materi ratusan juta rupiah
Kepala desa Lojejer Mohamad Sholeh,SH. M.M.Si saat diwawancarai beberapa jurnalis menuturkan
“Kami dari pemerintah Desa Lojejer bekerja sama dengan Babinsa Bhabinkamtibmas desa Lojejer mendatangi langsung warga kami semalam sekira pukul 11 malam air datang dengan tiba, hingga saat ini warga kami yang terdampak sekitar tiga ratus kepala keluarga dengan adanya luapan air dari Utara karena faktor hujan yang cukup deras mengguyur selama kurang lebih empat jam mulai kemarin sore hingga malam hari,sekarang kami fokus ke penanganan ke warga kami dibantu warga masyarakat pak rt,pak rw dan juga Destana semua bergerak dengan relawan mulai tadi malam mengevakuasi kepada warga yang terdampak terutama itu,yang kedua adalah hewan ternak dan lain sebagainya untuk kita amankan ,yang kita kita melakukan pendataan ke warga yang terdampak ada berapa jiwa kita lakukan secara dini” tuturnya
Selain itu pemerintah Desa Lojejer dibantu Babinsa Bhabinkamtibmas serta relawan ke esokan harinya membagikan bantuan berupa nasi bungkus kepada warga yang rumahnya terendam banjir dan membuat dapur umum
“Dan pagi ini kita bagikan nasi bungkus kepada warga yang rumahnya terdampak banjir dan kita sekarang membuat dapur umum dan nantinya kita distribusikan kepada warga yang terdampak luapan air bencana saat ini”imbuhnya
Disamping rumah warganya terdampak banjir,ratusan l hektare lahan pertanian ikut tergenang berikut tanaman padi yang masih beberapa hari tanam, akibatnya petani mengalami kerugian ratusan juta rupiah
“Tadi kami juga mapping kesana dan melihat secara langsung bahwa dampak luapan air sehingga berdampak ke lahan pertanian, karena apa program bapak presiden Indonesia agar supaya di kabupaten Jember ini menjadi kabupaten yang swasembada pangan khususnya di desa kami bagaimana kita mengantisipasi terjadinya gagal panen, sehingga hari ini kita sudah data kurang lebih sekitar hampir dua ratus hektare terdampak luapan air yang sudah beberapa hari ditanami padi”pungkas Mas Sholeh panggilan akrabnya










