Banner Berdiri Dalam Berita 2
Banner Berdiri Dalam Berita 2
banner 700x256

Jalan Kaki Dari Tanah Bumbu, Empat Warga Persaudaraan Setia Hati Terate Sampai di Madiun

Favicon
IMG 20220813 WA0049
banner 120x600
banner 336x280

Madiun, Newspatroli.com
Empat orang warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan melakukan perjalanan dengan berjalan kaki dari Kota Batulicin menuju Padepokan Agung di Madiun.

Hal tersebut dilakukan menjelang peringatan Satu Abad Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang jatuh pada 2 September 2022 mendatang. Peringatan satu abad PSHT ini dilakukan dengan berlandaskan jiwa dan semangat persaudaraan. Sehingga, kegiatan organisasi yang didirikan oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo pada 1922 ini telah dirancang serangkaian acara yang berpusat di Kota Madiun, Jawa Timur.

Keempat warga Persaudaraan Setia Hati Terate tersebut adalah Rahmat Fadilah (18), Santoso (42), Wahyu David Andika (21) dan Aditya Dwi Cahyo (19). Mereka memulai berjalan kaki dari Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate di Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu sejak 1 Agustus tepat pada malam satu Suro atau malam tahun baru Islam (Muharam).

Moh. Anam Ardiansyah, SH., M.M., Humas Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun menuturkan, keempat warga tersebut sudah sampai di Padepakan Luhur Persaudaraan Setia Hati Terate di Kelurahan Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

Baca juga : Kebersamaan PSHT Cabang Kota Salatiga Pusat Madiun dan Polsek Tingkir Berbagi Takjil di Bulan Ramadan

“Alhamdulillah, Sudah sampai di Padepokan Luhur Pilangbango, kami ucapkan selamat datang di Madiun. Selamat datang di bumi kandung Persaudaraan Setia Hati Terate di Kelurahan Pilangbango. Bisa menginap di kediaman pendiri Persaudaraan Setia Hati Terate, Ki Hadjar Hardjo Oetomo. Ujarnya.

Santoso, salah satu dari empat warga Persaudaraan Setia Hati Terate yang sedang melaksanakan nadzarnya untuk berjalan kaki menuju kota Madiun menuturkan, kondisi saat ini dalam keadaan sehat semua.

“Saya mewakili saudara-saudara mengucapkan terimakasih atas doa restunya, kami bersyukur karena selama dalam perjalanan kita lancar dan selamat sampai di Kota Madiun.” Ujarnya.

“Besok pagi kita lanjutkan perjalanan dari Padepokan Luhur menuju Padepokan Agung dengan berjalan kaki kembali.” Pungkasnya. (eko/Mrsd/But)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *