Bondowoso – News PATROLI.COM –
Remaja Masjid ( Remas ) Dusun Tangsil Utara, Desa Tangsil Wetan RT/ RW, 05/02, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso memperingati Isra’ Mi’raj 1447 H, dengan mengundang beberapa penceramah, Minggu malam ( 11/1/2026 ).
Meskipun sempat diguyur hujan, masyarakat begitu antusias. Dengan diiringi alunan sholawat yang dipandu oleh Jam’iyatul Hadrah Al- Madani, warga mulai memadati halaman Masjid Baiturrahman.
Hadir dalam acara tersebut, Gus Dr. Miftahus Surur, Ustadz Abdul Muqit Musyarrof, Haji Atok Urrohman dan para guru ngaji serta masyarakat warga Tangsil Wetan.
Haji Atok Urrohman atau yang akrab disapa H. atok, selaku ketua panitia Remas Baiturrahman, dalam sambutannya mengatakan bahwa pentingnya orang tua dalam mengarahkan putranya sekaligus mendorong untuk aktif dalam kegiatan di masjid dalam suatu wadah yaitu Remas.
” Harapan saya, agar orang tua senantiasa mendukung putranya
untuk aktif di Remaja Masjid,” pungkasnya .
Selanjutnya, ceramah agama sesi pertama disampaikan oleh Gus Dr. Miftahus Surur. Dalam ceramahnya, Beliau lebih menekankan pada pentingnya melaksanakan shalat lima waktu berjamaah, serta menceritakan sepenggal peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Sementara itu, pada ceramah sesi kedua disampaikan oleh Ustadz Abdul Muqit Musyarrof. Menariknya dalam ceramah Beliau, banyak diambil dari kehidupan sehari-hari. Yang pada intinya bahwa manusia adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lainnya dan tidak akan pernah lepas dari yang namanya ujian.
Dari peristiwa Isra’ Mi’raj ini diharapkan untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita dalam menjalankan sholat lima waktu serta mempererat tali silaturahmi antar umat Islam.
Setelah ceramah selesai, dilanjutkan pembacaan sholawat bersama Jam’iyatul Hadrah Al- Madani diikuti oleh warga yang hadir.
Acara ditutup dengan pembacaan do’a yang dibacakan oleh Ustadz Abdurrahman.
Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Baiturrahman ini menunjukkan bahwa berkat dukungan dan motivasi dari orang tua sehingga Remas Baiturrahman bisa tetap menjaga kekompakan.(wid)










