Banyuwangi, NewsPATROLI.COM –
Jembatan di Dusun Sambungrejo desa Bayu kecamatan Songgon, ambrol pada Minggu, 7/12/2025 sekitar 14:00. Berdasarkan konfirmasi beberapa nara sumber pada media ini, kejadian ambrolnya jembatan setelah hujan deras sejak hari Sabtu, 06/12/2025, hingga sore hari.
Debit air sungai yang meluap merusak struktur jembatan secara bertahap, sehingga mengakibatkan Jembatan ambrol.
Hingga berita kini jembatan Penghubung Dusun Bayu dan Dusun Sambung rejo Songgon masih “Mangkrak Ambrol” belum tersentuh pembenahan.
Pihak yang bertanggung jawab menanggapi kerusakan jembatan di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, adalah Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Banyuwangi sebagai pengelola infrastruktur jalan dan jembatan lokal.
Pemerintah Desa Bayu dan Kecamatan Songgon juga terlibat dalam pelaporan awal dan koordinasi darurat.
Tanggung Jawab Utama Dinas PU bertugas melakukan inspeksi, perbaikan sementara, dan rekonstruksi permanen sesuai regulasi nasional tentang pemeliharaan jembatan daerah.
Koordinasi Lanjutan Kementerian PUPR dapat memberikan dukungan teknis jika skala kerusakan besar, sementara pemerintah kabupaten mengalokasikan anggaran darurat untuk mengatasi gangguan akses warga.
Warga mengeluhkan keterlambatan responsip Pemkab Banyuwangi hingga bulan Januari 2026 belum ada tindakan konkrit untuk memperbaiki Jembatan yang ambrol ini, meski kejadiannya terjadi di bulan Desember 2025.
Himbauan dari warga yang disampaikan pada media ini “Jangan sampai jembatan ambrol ini menelan korban jiwa”.
Saat konfirmasi mengenai jembatan ambrol ini, pada Camat Songgon hari Senin, (12/01/2026), Plt Camat Songgon, Mohammad Nurawi S. Sos Msi (Kabag Pemerintahan Pemkab Banyuwangi, red) sedang tidak ada ditempat ada Rapat di Pemkab Banyuwangi.
Saat konfirmasi Sekdes Desa Bayu, Panoto (Kades Bayu Yulia Herlina, ST yang akrab di panggil Lilik sedang audiensi dengan BPN, red) lewat WA ngatakan : “Mengenai jembatan ambrol di penghubung Dusun Bayu dengan Sambungrejo, 1 minggu setelah kejadian sudah di laporkan ke Pemkab Bayuwangi. Dan pihak Pemkab Banyuwangi menjanjikan, mengalokasikan dana pembangunan Jembatan ini pada tahun anggaran Tahun 2026,” Tandas Sekdes.
Sekdes menambahkan di Desa Bayu ada 2 point penting yang harus ditangani atau dibangun.
Pertama jembatan yang ambrol, kedua akses jalan menuju Perkebunan Bayu Lor penghubung 2 Dusun Pelantaran dan Dusun Kentangan RT 01 RW 01/ di samping rumah Pak Wiwik.
Berdasarkan konfirmasi Media ini dengan tokoh masyarakat Dusun Pelantaran, Ipung Saipulloh mengatakan : “Bahwa longsornya jalan itu sudah 1 tahun lebih, tanpa adanya perhatian dari pihak terkait. Walau suda beberapa kali diajukan proposal dari pihak Pemdes Bayu, namun belum adanya perhatian hingga saat ini. Harapan masyarakat agar segera adanya penanganan agar tidak menelan korban,” Tandas Tegas. IR/ Pul











