Banner Berdiri Dalam Berita 2
Banner Berdiri Dalam Berita 2
banner 700x256

Pemkab Sidoarjo Gelar Evaluasi Tahap 2 Program Smart City 2024

Agus Sutopo
IMG 20241113 WA0003 E1731455685350
banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar evaluasi tahap kedua program Kota Cerdas (Smart City) untuk Tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur dan mengembangkan program Smart City agar lebih efektif dalam mendukung pencapaian pembangunan di Kabupaten Sidoarjo. Evaluasi yang berlangsung di Opsroom Setda Kabupaten Sidoarjo pada Selasa (12/11/2024) ini dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, menekankan pentingnya kolaborasi Hexahelix dalam implementasi Smart City. Menurut Fenny, kolaborasi yang melibatkan enam elemen—pemerintah, industri, perguruan tinggi, masyarakat, sektor swasta, dan media massa—sangat penting untuk mendukung terwujudnya tujuan Smart City di Sidoarjo.

“Sinergi yang solid akan mempercepat implementasi layanan publik yang lebih efektif, transparan, dan inovatif,” ujar Fenny dalam sambutannya saat membuka acara tersebut.

Dalam sambutannya, Fenny juga menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan teknologi yang canggih dan terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mengantisipasi tantangan digital di masa depan.

“Saat ini, sebanyak 75 persen dari program Smart City telah berjalan, termasuk 17 program prioritas Bupati yang dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2021-2026,” ungkapnya.

Baca juga : Pimpin Apel ASN di Halaman Pendopo, Bupati Bojonegoro: Mari Bersama Wujudkan Harapan Masyarakat

Kepala Diskominfo Sidoarjo, Noer Rochmawati, menambahkan bahwa evaluasi ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi OPD untuk menyesuaikan strategi dan program kerja yang mendukung visi dan misi Smart City.

“Evaluasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh sektor bekerja sejalan dengan visi Smart City, yaitu menjadikan Sidoarjo sebagai kota cerdas yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Noer Rochmawati.

Ia juga menambahkan bahwa evaluasi ini diharapkan dapat mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan, sehingga OPD dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Proses penilaian dalam evaluasi ini melibatkan sejumlah asesor dari kalangan akademisi dan pemerintah pusat, di antaranya Hafni Septiana (Praktisi IKTII), Arman Kurniawan (Kemenpan RB), Agus Tri Cahyono (Praktisi IAP), Dyah Mutiarin (Akademisi UMY), dan Wikan Danar Sunindyo (Akademisi ITB).

Evaluasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan Sidoarjo sebagai kota cerdas yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat melalui layanan digital yang efektif dan terintegrasi. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *