Banner Berdiri Dalam Berita 2
Banner Berdiri Dalam Berita 2
banner 700x256

SPBU 44 576 06 Purwantoro Diduga Utamakan Pengisian BBM Dengan Jerigen

Favicon
IMG 20211020 WA0067
banner 120x600
banner 336x280

Wonogiri, Newspatroli.com

Seiring dengan langkanya BBM jenis solar akhir – akhir ini, banyak pihak mengeluhkannya. Terutama masyarakat yang mayoritas pekerjaannya sopir. Pasalnya, untuk mengisi BBM saja harus mengantri hingga seharian penuh. Namun, Pertamina menyatakan bahwa kini ketersediaan solar subsidi baik di terminal BBM maupun di SPBU mencukupi untuk kebutuhan konsumen. BUMN Migas itu mengaku sudah mengambil langkah.

Pertamina menyatakan telah menambah sekitar 20 persen suplai solar untuk memastikan pemerataan penyaluran dan melakukan percepatan distribusi untuk pelayanan ke masyarakat yang lebih optimal.

Pertamina berharap penyaluran BBM bersubsidi termasuk solar tepat sasaran. Faktanya, hingga kini BBM Bersubsidi masih banyak dikonsumsi oleh masyarakat mampu.

IMG 20211020 WA0069

Jika merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014, BBM tertentu termasuk Solar bersubsidi hanya diperuntukkan bagi industri rumah tangga, usaha mikro, usaha pertanian, usaha perikanan, transportasi dan pelayanan umum, termasuk juga kendaraan pribadi dengan kapasitas mesin atau CC yang kecil.

Baca juga : Terdakwa Bahlul Pembunuh Wanita Asal Kediri Mulai Disidangkan, Kuasa Hukumnya Kholil Askohar Sebut Kliennya Itu Mengaku Bersalah

Sangat disayangkan, SPBU 44 576 06 Purwantoro Wonogiri diduga tak mengindahkan aturan tersebut. Terlihat banyak antrian jerigen di lokasi tempat pengisian Bahan Bakar Minyak atau BBM. Terlihat pula petugas yang mengisi BBM ini kedalam jerigen. Padahal, kendaraan roda 4 mengantri sangat panjang.

IMG 20211020 WA0068
Lilik, Mandor SPBU.

Ketika di konfirmasi, pada rabu, 20/10/21, salah satu petugas SPBU Purwantoro ini terkesan acuh. Dengan nada tinggi, ia menyuruh untuk menaikkan beritanya.”No comment, silahkan naikkan beritanya,” ucap Lilik ( petugas SPBU Purwantoro ).

Sementara itu, seorang warga Jawa Timur asal Desa Jeruk Kabupaten Pacitan yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa ia mengantri dari jam 11 siang sampai jam 16 0.00.” Baru dapat 12 jerigen dan tidak di batasi selama solar ada ucapan ,”pungkasnya. (Wahyu/Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *