banner 700x256

Pj Bupati Pasuruan Andriyanto Sidak OPD

banner 120x600
banner 336x280

Pasuruan – News PATROLI.COM –

Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sidak tersebut dilakukan sendirian usai memimpin Khotmil Qur’an di Command Center.

Pantauan di lokasi, ada 6 OPD yang ia kunjungi. Yakni Dinas Kominfo, DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil), Bapelitbangda serta Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang.

Hasilnya, Andri dibuat kaget dengan apa yang ia lihat. Seperti Dinas Kominfo yang kondisi ruangannya sempit dan tak sebanding dengan jumlah pegawainya, serta harus berbagi kantor dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Belum lagi kondisi ruang arsip yang tak layak untuk menyimpan berkas penting plus bau yang kurang sedap dari dalam ruangan tersebut.

Tak berhenti sampai di situ, sarana prasarana komputer di Dispenduk Capil banyak yang sudah “jadul” dan permasalahan lain yang dimiliki masing-masing OPD yang ia sidak.

Kata Andri, ia sengaja berkeliling OPD supaya dapat mengetahui lebih banyak permasalahan dan keluh kesah setiap OPD. 

Baca juga :  Bupati Bojonegoro Harapkan Pengurus FKUB Responsif Hadapi Tantangan Digital

“Saya sengaja keliling ke beberapa OPD untuk tahu lebih banyak apa sih permasalahan yang dihadapi,” katanya, Jumat (17/11/2023).

Satu hal lagi yang ia lihat sebagai sebuah ketimpangan. Yakni besaran anggaran yang diperuntukkan bagi OPD-OPD di Pemkab Pasuruan. 

Menurutnya, banyak OPD yang anggarannya minim. Padahal banyak kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Oleh karenanya, seluruh permasalahan tersebut akan ditampung dan dikaji secara mendalam.

Bahkan apabila merubah struktur anggaran menjadi sebuah hal yang memungkinkan dalam waktu dekat, maka akan dilakukan. 

“Contohnya OPD yang anggarannya di atas Rp 1 Triliun, maka seumpama dikurangi Rp 10 milyar untuk dibagikan kepada OPD-OPD, saya kira masih masuk akal,” tegasnya. 

Ke depan, Andri tak menginginkan adanya OPD kesayangan maupun OPD gurem. 

“Tidak ada lagi OPD kesayangan atau gurem. Semuanya bekerja membangun pemerintahan Kabupaten Pasuruan yang maju, penuh dan maslahat.” terangnya. (Fendi/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *