banner 700x256

Ketua Cabang PSHT Bojonegoro Imbau Warga Tidak Hura-Hura dan Jaga Kamtibmas

banner 120x600
banner 336x280

Bojonegoro, – News PATROLI.COM –

Ketua Cabang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bojonegoro, Pusat Madiun, Kang mas Wahyu Subakdiono, mengimbau seluruh warga SH Terate di Kabupaten Bojonegoro agar menyudahi perjalanan akhir tahun 2025 dengan sikap sederhana, penuh rasa syukur, serta tidak melakukan aksi hura-hura.
Imbauan tersebut disampaikan menjelang pergantian tahun menuju 2026.

Kang mas Wahyu menekankan pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, serta menjunjung nilai-nilai luhur persaudaraan dalam menyambut tahun baru.

“Saya mengimbau kepada seluruh warga SH Terate Cabang Bojonegoro agar tidak merayakan akhir tahun dengan hura-hura, mabuk-mabukan, konvoi, maupun bleyer-bleyer di jalan raya atau lingkungan masing-masing. Mari kita jaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya, Rabu (31/12/2025).

Kacab PSHT Cabang Bojonegoro Pusat Madiun, Kang mas Wahyu Subakdiono Ia juga mengajak seluruh warga SH Terate untuk meningkatkan doa dan kepedulian sosial, mengingat masih banyak saudara sebangsa yang tengah dilanda musibah bencana alam di sejumlah wilayah, seperti Sumatera dan daerah lainnya.

Baca juga :  ASN Wajib Laporkan Gratifikasi ke UPG, Bupati Bojonegoro Terbitkan SE untuk Cegah Korupsi

“Lebih baik kita perbanyak doa dan rasa syukur kepada Ilahi Robbi, karena masih banyak saudara-saudara kita yang sedang dalam kondisi prihatin akibat bencana,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kang mas Wahyu mengajak seluruh warga SH Terate Cabang Bojonegoro untuk menyongsong tahun baru 2026 dengan semangat baru, harapan positif, serta tekad menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Saudara-saudaraku sekalian, mari kita sambut tahun 2026 dengan penuh semangat. Semoga kita semua diberikan kehidupan yang lebih baik, kesehatan, keselamatan, serta kesuksesan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” pungkasnya.

Dengan imbauan tersebut, diharapkan warga SH Terate Cabang Bojonegoro dapat menjadi teladan dalam menjaga ketertiban, persatuan, dan nilai-nilai persaudaraan di tengah masyarakat, khususnya pada momentum pergantian tahun. ( *)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *