Mojokerto, News PATROLI.COM –
Baru beberapa hari mengadakan acara rutin Khotmil Qur’an di Makam Mbah Sentono dan, Do’a Bersama yang diwarnai dengan Kunduri tumpeng, berselang kemudian Keluarga Advokat Hadi Purwanto, SH MH mengadakan acara Sholawatan, Ngaji Bareng dan Santunan Anak Yatim yang digelar kediaman Hadi Purwanto, yang sekaligus sebagai Kantor LBH Djawa Dwipa, Jalan Banjarsari No. 59, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Rabu (7/10/2026) malam.
Kegiatan agama penuh reliqi ini dihadiri ratusan jamaah dan para tokoh Masyarakat setempat yang menyaksikan secara langsung keluarga Hadi Purwanto berbagi kepada ratusan Anak Yatim.
Sementara itu acara kegiatan santunan Anak Yatim ini diawali dengan pembacaan sholawat yang dibawakan Grup Sholawat Al Haddad Djawa Dwipa yang dilanjutkan dengan lantunan pembacaan ayat – ayat suci Al-Qur’an.
Dilain pihak, Hadi Purwanto selaku tuan rumah yang punya hajat kepada para media mengatakan, bahwa acara ini juga sebagai bentuk rasa syukur nya kepada Allah SWT, atas segala kelancaran dan kemudahan dirinya dalam menangani berbagai macam perkara, dan ini patut di syukuri.
Dan, kegiatan tersebut sengaja memadukan dakwah, silaturahmi dan kepedulian sosial, untuk menunjukkan rasa syukur keluarga nya, yang selalu menjunjung nilai-nilai keadilan yang selama ini menjadi bagian dari dunia hukum juga harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarak, salah satunya dengan memuliakan anak yatim dan membangun kepedulian melalui kegiatan keagamaan.
Pria yang akrab disapa Mas Hadi tersebu mengatakan bahwa keberadaan kantor Hukum Djawa Dwipa hukum ini tidak semata-mata berkaitan dengan persoalan hukum, akan tetapi menjadi ruang untuk membangun silaturahmi, kepedulian serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Hadi Purwanto berharap kegiatan sholawat, pengajian dan santunan tersebut dapat terus berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin yang mempertemukan masyarakat, ulama serta berbagai elemen lainnya.
Sebab bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW menjadi bagian dari upaya menjaga hati agar tetap jernih dan tanda kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW, dengan maksud masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi, bersholawat, mengaji dan bersama-sama dan memuliakan anak yatim.
Ditempat yang sama, Tokoh Agama, Ustadz Mukid yang mewakili keluarga besar Hadi Purwanto menyampaikan tausiyah mengenai kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW, dan mengingatkan jamaah bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan uswatun hasanah, atau suri teladan bagi umat Islam. Kecintaan kepada Rasulullah, kata dia, tidak hanya ditunjukkan oleh para sahabat yang pernah bertemu langsung dengan Nabi, tetapi juga oleh umat setelahnya yang tidak pernah berjumpa namun tetap mencintai dan mengikuti ajarannya.
Sedangkan Kyai . Hasan Mathori berpesan Moral dan mengingatkan para jamaah agar tidak mengabaikan atau menghardik atau memukul anak yatim, atau pun memarahinya.
Sebab Anak yaim itu merupakan Anak Istimewa, dan Anak yatim itu selalu menjadi perhatian baginda Nabi Muhammad, dan kita harus memberikan kasih sayang, dan Kalau punya rezeki, berikan rezeki. Kalau belum punya, sampaikan permohonan maaf dan doakan. Anak yatim juga wajib diawasi dan jangan sampai kelaparan.
Dalam kesempatan tersebut Kyai Hasan Mathori juga berpesan agar masyarakat tidak mudah menghakimi perilaku anak yatim ketika mereka menghadapi persoalan, kalau ada masalah dengan anak yatim, maka lakukan pendekatan dengan kasih sayang dan nasihat jauh lebih penting dibandingkan membentak atau memperlakukan mereka dengan keras.
Ada yang istimewa pada acara Pembacaan Sholawat dan Santunan Kepada Anak Yatim dikediaman Hadi Purwanto ini,
Sebab dihadiri oleh Kapolsek Pacet AKP. M.K.Umam, SE, MH, dan Waka Humas SMKN 1 Dlanggu Kabupaten Mojokerto Huddy, serta mantan Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, H. Ismail Probadi,SE, dan para tokoh agama dan Masyarakat dilingkungan kediaman Hadi Purwanto. ( Rin )
















