banner 700x256

Akhirnya Final, DPRD Sumenep Sahkan APBD 2024

banner 120x600
banner 336x280

Sumenep – News PATROLI.COM –

Setelah melalui proses panjang dan pembahasan alot antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), proses pembahasan rancangan APBD 2024 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur akhirnya final. Hal itu ditandai dengan penyampaikan laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD terhadap hasil pembahasan rancangan APBD 2024 melalui forum Paripurna, Jum’at (27/10/2023).

Dalam forum Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Abdul Jamid Ali Munir itu juga dilakukan pendatanganan bersama antara Pimpinan DPRD dengan Pemkab yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Edy Rasiyadi terhadap APBD 2024. 

”Sesuai agenda yang ditetapkan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD hari ini dilakukan rapat paripurna dalam rangka penyampaikan laporan Banggar dan Pengambilan keputusan terhadap hasil pembahasan rancangan APBD 2024,” kata Hamid.

Hamid menyampaikan, pembahasan APBD merupakan bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah dalam waktu kurun tertentu yaitu satu tahun. Pihaknya menyampaikan apresiasi khususnya pada Banggar DPRD yang telah menuntaskan pembahasan rancangan APBD 2024 tepat waktu.

Baca juga :  Anggota DPRD Kota Mojokerto dr. Dhita Roosita Ayu Lestari Paparkan Tugas dan Tupoksi di Komisi I

”Ini tentu menjadi kado bagi masyarakat Sumenep, karena APBD 2024 dapat diselesaikan sebelum hari jadi Kabupaten tahun 2023,” ucapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Banggar DPRD Sumepe Wiwid Harjo Yudanto menyampaikan, pihaknya dengan sangat hati-hati sekali dan meneliti secara seksama untuk membedah semua rancangan APBD 2024 yang diusulkan eksekutif. ”Ini dilakukan supaya kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan nanti berorientasi pada tepat guna dan tepat sasaran,” ucapnya.

Adapun kekuatan APBD Sumenep 2024 sesuai hasil pembahasan Banggar dan TAPD yaitu Rp. 2 triliun 695, 9 Miliar lebih disektor belanja, sedangkan di sektor pendapatan yaitu Rp. 2 triun 435, 1 Miliar

Wiwid menegaskan, DPRD melalui Komisi-Komisi akan selalu melakukan pengawasan secara ketat terhadap kinerja Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan semua program kerjanya yang dianggarkan di APBD. ”Tentu kami juga mengajak untuk berusaha dalam bentuk sinergisitas kemitraan bahwa apa yang kita lakukan bersama semata-mata untuk kemakmuran masyarakat Sumenep,” pintanya. (Sahmari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *