Sidoarjo, newspatroli.com
Optimisme melihat di Agro Wisata “D” Ganjaran dan Tempat pemancingan Tombro di Desa Sambibulu Kecamatan Taman, Sidoarjo,
itu semua disebabkan Desa tersebut sudah masuk 10 besar dalam lomba Desa dan Kelurahan, serta pelaksanaan terbaik 10 program PKK yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Provinsi Jawa Timur tahun 2021.
Sebagai Nara Sumber Basori Mengatakan : bahwa Perlombaan ini sudah memasuki tahap paparan Kepala Desa/Kelurahan serta tanya jawab dari tim penilai yang akan dilaksanakan dalam minggu ini kepada 10 Desa terpilih lolos administrasi se Jawa Timur.
Memang dengan demikian bisa untuk menyerap tenaga kerja 38 Kartar mereka yang masih belum punya pekerjaan yang menetap, sambil melihat produk unggulan desa yang salah satunya batik Jumbo, dari karangwilda terus ada makanan-makanan yang nantinya dijajahkan/ dijual hal ini hasil dari ini PKK persiapan Desa setempat dalam melakukan paparan serta kunjungan tim penilai dari provinsi.
“Saya dan pengurus PKK ingin melihat secara langsung bagaimana persiapan Pak Kades, Bu Kades Sambibulu. Masuk 10 Besar bagi kami merupakan prestasi yang luar biasa karena itu harus dipersiapkan secara bagus dan maksimal,” kata Basori.
Mengangkat tema Agrowisata “D’ Ganjaran dan Petik Buah, Pemdes setempat memanfaatkan potensi alam dan wisata edukatif. Desa Sambibulu memiliki banyak wahana dan tempat belajar bagi masyarakat bahkan siswa sekolah. Diantaranya yaitu fasilitas sepeda air, outbound flying fox, pusat jajanan dan yang tidak kalah menarik adalah wisata petik buah. Pengunjung bisa memetik buah jeruk, lemon, dan jambu.
Basori menambahkan : Desa Sambibulu menghimbau kalau dari Agro Wisata bahwa kalau hal ini masih dalam pandemi hal ini masih bisa untuk dihitung, oleh karena itu Agro wisata bisa untuk dibuat WEDDING atau untuk tempat pernikahan pada hari minggu tanggal 6-Juni-2021 sewa tempat untuk atau OUT DOOR selain itu agar Pemdes dan masyarakat sekitar untuk gencar mempromosikan wisata edukatif dan Agrowisata “D” Ganjaran dan Pemancingan Ikan Tombro ini.

“Masyarakat harus bangga dengan adanya lomba pancing untuk ikan Tombro hal ini sangat unik kado kalau untuk mensejahterakan bisa untuk mengurus kolam sendiri, warung angkringan ada yang mengurus sendiri, memang hal ini sangat banyak hasilnya, kalau mendatangkan ikan tombro di setiap hari mingu ada satu kuwintal untuk dipersiapkan lomba pancing setiap hari minggu, karena itu bisa mengangkat generasi muda yang belum punya pekerjaan apalagi difila-fila yang mulai bagian parkir siapa, bagian warkop siapa, bagi para pengelola bisa menyerap tenaga kerja lima belas orang, kolam pancing Kontenporer untuk cara menggaji diambil perhari dan bukan bulanan gajianya, Kalau pendaftaran bagi peserta yang ikut lomba pancing ikan Tombro, Rp 100.000 per-orang 2 setik. Untuk hadiah yang pertama yang paling besar dapat satu juta kalau sebelum pandemi pesertanya terbatas 848
Dengan demikian yang mengikuti lomba pancing hal tersebut melalui Online, memang kalau gagasan wisata hal ini miliknya sendiri” imbaunya.
Selanjutnya, kalau dari pihak pengelola yaitu mulai dari Kartar, perangkat Desa, PKK Desa dan koordinasi dengan Kecamatan Taman untuk meningkatkan fasilitas dan kebijakan yang bermanfaat untuk masyarakat Sambibulu.
Memang semua ini sekarang dikelola Bumdes, kedepan akan terus kami kembangkan, mohon dukungan dari pemkab Sidoarjo untuk mempromosikan Argo Wisata “D” Ganjaran yang ada di desa kami,”Tambah Basori. (ags/muk)










