Mojokerto, News PATROLI.COM
Bupati Mojokerto dr. Ikfina Fahmawati menyambut kunjungan kerja (Kunker) Bupati Padang Pariaman Sumatera Barat Drs. H. Suhatri di Bumi Majapahit. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Padang Pariaman, dalam kunjungannya di Bumi Majapahit tersebut, Bupati Suhatri didampingi oleh Kepala DPMPTP Yutiardy Rival, Kepala Dinas Disparpora Fadhly, Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman, serta 11 pelaku UMKM Kabupaten Padang Pariaman.
Selain itu, para pelaku UMKM yang diboyong oleh Bupati Suhatri ke Bumi Majapahit, meliputi UMKM yang bergerak di bidang produksi cokelat, kopi, keripik pisang cokelat, bika cik uniang, cake, minuman boba, olahan cokelat, roti, makanan kekinian serta olahan durian.
Pada momen itu, Bupati Ikfina juga menjelaskan secara geografis Kabupaten Mojokerto sangat lengkap, mulai dari daerah penggunaan atau dataran tinggi dan dataran rendah.

Terkait dengan banyaknya wisata-wisata yang berkembang di Bumi Majapahit Bupati Ikfina menilai dapat menjadi pasar bagi pelaku UMKM di Kabupaten Mojokerto guna menjual berbagai macam produk-produknya “Tentunya kondisi alam ini membuat produk-produk dari UMKM di Kabupaten Mojokerto ini sangat bervariasi, untuk cokelat sebetulnya bukan komoditi andalan di Kabupaten Mojokerto, namun berkat kepiawaian salah seorang pelaku usaha dibidang cokelat yang bernama Pak Mulyono, yang mampu memberikan peluang dan kesempatan bagi petani-petani cokelat yang sebetulnya tidak begitu besar” terang kepada Bupati Pariaman
Bupati Ikfina menjelaskan kalau jejaring Pak Mulyono ini sangat luar biasa dan kemudian juga ada kerja sama dengan SMK (sekolah menengah kejuruan) kemudian untuk pemasaran minuman cokelatnya yang dikombinasikan dengan berbagai varian-variannya yang luar biasa, apalagi pelaku usaha ini juga punya tempat wisata buatan yang dinamakan Wisata Desa BMJ Mojopahit bertepatan berada di Desa Randugenengan Kecamatan Dlanggu” lanjut Bupati Ikfina.
Sementara dari hasil kunjungan Bupati Pariaman ini, kedepan adanya Memorandum of Understanding (MoU) dari Pemkab Mojokerto dengan Pemkab Padang Pariaman, dan Bupati Ikfina menilai ini menjadi salah satu upaya dalam mengendalikan inflasi yakni dengan kerjasama antar Daerah “Kiranya hal ini bisa menjadi kerjasama yang saling menguntungkan dan mudah-mudahan nanti juga memberikan imbas yang positif untuk masyarakat kita semuanya” pungkas Bupati Ikfina.
Dilain pihak Bupati Padang Pariaman Suhatri menjelaskan, maksud dan tujuan berkunjung ke Bumi Majapahit ini adalah agar 11 orang pelaku UMKM tersebut kiranya dapat berkembang menjadi Industri Kecil Menengah (IKM) “Berdasarkan beberapa kebutuhan yang kita pelajari dan kemudian kita mendapatkan beberapa literasi, ternyata yang paling pas untuk kita kunjungi adalah tempat ibu Ikfina ini, yakni Kabupaten Mojokerto karena disini ada Pabrik Cokelat Majapahit.yang sangat terkenal, ” ucap Bupati Padang Pariaman Sumatra Barat Suhatri.

Bupati Suhatri juga mengharapkan, kedepannya ada MoU antara Kabupaten Mojokerto yang memiliki produk Cokelat Majapahit terbesar dengan Kabupaten Padang Pariaman yang memiliki produk cokelat Malibou, dalam rangka meningkatkan status UMKM menjadi IKM “Karena Sumatra barat itu adalah penghasil kakao yang menjadi sentra kakao untuk Indonesia bagian barat, ” Lanjut Bupati Padang Pariaman Suhatri.
Sementara itu usai transit dan diterima oleh Bupati Ikfina di Pendopo Kabupaten, selanjutnya Bupati Padang Pariaman Suhatri dan rombongannya Didampingi Ir. Karyadi, MM, melakukan kunjungan kerja ke Wisata Desa BMJ Mojopahit, Randugenengan Dlanggu dan kedatangan Bupati Padang Pariaman Sumatra Barat ini langsung disambut oleh Owner Wisata Desa BMJ Mojopahit Ki Mulyono, SH, dan keluarganya untuk melihat secara langsung proses produksi Cokelat Majapahit.
Dilain pihak, Ki Mulyono, mengucapkan Terima Kasih kepercayaan para pejabat di Indonesia atas kunjungan nya ke Wisata Desa BMJ Mojopahit ini.
Baca Juga:SMKN 1 Dlanggu Gelar LDKPD di Graha Mulyo Jati Wisata Desa BMJ Mojopahit Mojokerto
Ki Mulyono menjelaskan, bahwa tidak mudah membangun kepercayaan itu, karena dirinya selama ini terus peningkatan mutu pelayanan pada publik, dan selama dengan Bupati Pariaman dirinya saling mengisi, sama – sama belajar, dan menuju ke arah kerja sama produk unggulan yakni mengembangkan Cokelat Mojopahit di Padang Pariaman.
Dijelaskan oleh Ki Mulyono, nantinya di Mojokerto ada produk unggulan Padang Pariaman, begitu juga sebaliknya, di Daerah Padang Pariaman juga ada produksi Cokelat Mojopahit. ” Ini sesuai dengan amanat Gubernur Jatim agar para Pengusaha Unggulan bisa terus untuk mengembangkan sayapnya dengan Misi Dagang antar Propinsi dari yang telah dicanangkan oleh Ibu Gubernur Jatim dengan terus mengembangkan Misi Dagang” ucap Ki Mulyono kepada para wartawan.
(Kartono)