Lamongan, News patroli.com
Carut marut dalam penyaluran Bantuan Program Sembako (BPNT) tahun 2022, di Kabupaten Lamongan Jawa timur, tetap berjalan Seperti biasanya, Diduga masih ada segelintir oknum yang berupaya ngakali kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat)-KPM menerima uang tunai melalui PT Pos Indonesia, Namun, selanjutnya KPM di gantikan sembako yg harganya terlalu mahal kalau di bandingkan dengan belanja di toko/ kios lain.
Hal tersebut di buktikan dengan adanya nota – nota belanja antar Kecamatan, di dalam nota tercantum jumlah belanja sama, harganya juga sama, seperti yang terjadi di kecamatan Sukorame, kecamatan Bluluk dan Kedung Pring.
Padahal pada 21/04/2022 yang lalu sudah dilakukan audensi membuat nota kesepakatan yang dibuat oleh Ketiga pejabat Kabupaten Lamongan, yakni Hamdani Azahari kepala Dinas Sosial, Abdul Shomad Ketua Komisi D DPRD Lamongan, beserta Zainul Mukid Ketua DPC P- APDESI (Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia).
Hasil audiensi tersebut menyatakan, semua kepala desa menolak dengan adanya e warung/warung gotong royong dan membebaskan KPM untuk beli sembako dimana saja tanpa ada perantara Suplayer ataupun agen, dan suplayer BPNT di bubarkan.

Namun di lapangan perjalanannya tidak sesuai dengan hasil audensi nota kesepakatan,” perjalannya di lapangan masih tetap ada KPM menerima uang tunai dari PT pos setelah menerima di gantikan bahan sembako yang sudah di paket oleh suplayer BPNT yg sekarang di ganti nama distributor,” sesuai janji DPC P APDESI Jika Dinas sosial kabupaten Lamongan tidak merealisasikan kesepakatan DPC P- APDESI akan melaporkan ke kementerian sosial.
Masih carut marutnya pelaksanaan penyaluran Bantuan Program Sembako (BPNT) di Kabupaten Lamongan indikasi ada kesengajaan oleh oknum yang mengatasnamakan distributor BPNT, entah distributor BPNT itu buatan siapa, dan bisa juga ketidak pahaman oleh Oknum oknum tidak baca akses cekbansos.kemensos.go.id untuk dapatkan bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2022 Rp900 ribu yang sudah cair April 2022 lewat Kantor Pos.
BPNT 2022 saat ini tengah memasuki penyaluran tahap kedua yang sudah cair pada 4 April dan berakhir pada 21 April atau sebelum hari raya Idul Fitri.
Pada April 2022 ini, BPNT 2022 cair untuk tiga bulan ke depan (April, Mei, dan Juni) sebesar Rp600 ribu bersamaan dengan program bansos terbaru, yakni BLT minyak goreng yang cair sebesar Rp100 ribu per bulan.
Sama halnya dengan BPNT 2022, BLT minyak goreng pun akan dibayarkan tiga bulan sekaligus (April, Mei, dan Juni) sebesar Rp300 ribu pada April 2022 ini, sehingga KPM akan mendapat total Rp900 ribu.
KPM yang telah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos) bisa segera cek penerima BPNT 2022 di situs cekbansos.kemensos.go.id (Har)
















