Jember, Newspatroli.com
Hani dan sunarmi warga Curah Kalong Bangsalsari, nasibnya kurang beruntung. Tinggal digubuk reot bahkan untuk makan sehari-hari saja serba kerepotan.
Kondisi kesehatannyapun bermasalah.Sehari-hari hani hidup bergantung pada cucunya dan belas kasihan tetangga kanan kiri. Kemiskinan memang selalu ada dan belum ada solusi yang tepat untuk menanganinya. Bukan berarti pemerintah tidak peduli, cuma kebijakan mungkin belum bisa menyentuh secara menyeluruh.
Saat Ji Karim/JK berkunjung ke rumah hani dan sunarmi, banyak para tetangga yang menyambut kehadiran ji karim bersama rombongan.

“Kauleh sakit pak(saya sakit pak), kauleh odik melas (saya hidup sengsara) dan kauleh tak oning koduh kadinapah (saya tidak harus berbuat apa). Kata Hani sambil menangis saat berkeluh kesah pada ji karim.
“Mator sakalangkong pak(terima kasih) kauleh pon ebentoh(saya sudah dibantu),” iba hani pada ji karim.

Lebih lanjut, hani juga menunjukkan rumahnya yang reot pada ji karim beserta rombongan. Memang kondisi rumahnya tidak layak huni.
“Tanpa pikir panjang Ji Karim dan Tino menyerahkan bantuan uang sebesar Rp 2,5jt.Bantuan ini bersifat sementara,kami akan pikirkan solusi untuk rumah hani dan sunarmi agar dapat bantuan rumah layak huni.Kami ikhlas saja membantu,semoga bisa bermanfaat,” harap ji karim (San)
















