Lotim-NTB, Newspatroli.com
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Lombok Timur (Lotim) sudah menyelesaikan sebagian besar dari 142 ribu Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang bermasalah. Ribuan NIK belum tersambung lewat jaringan internet merupakan penerima Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Kepala Dukcapil Lotim, H. Sateriadi kepada wartawan mengatakan, tersisa 60 ribu NIK yang harus segera diselesaikan dengan cara langsung bertemu warga bersangkutan. Kroscek data langsung ini penting karena perlu konfirmasi langsung data-data terkait untuk menyelesaikan kemungkinan adanya kegandaan data yang menyebabkan datanya tidak online.
Penyebab tidak online sendiri salah satunya adalah penggunaan data yang tidak sepenuhnya mengacu pada data Dukcapil. Terbukti setelah dilakukan pemadanan data dengan server Dukcapil, sebagian besar data bisa terselesaikan.
Kemudian penyebab lainnya adanya dinamika perubahan data penduduk. Antara lain karena perpindahan alamat. Data tidak diupdate pada data PBI JKN-KIS sementara di data Dukcapil sudah menyesuaikan dengan kondisi terkini. Ada pula karena memang terjadi data ganda. “Misal orangnya sama tapi punya nama yang berbeda antara data PBI JKN-KIS dengan data Dukcapil,” jelasnya.
Sebelumya disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lotim, Mahsin Munawar, 142 ribu JKN-KIS PBI APBN yang tidak aktif ini diberikan tenggat waktu perbaikannya sampai tanggal 28 Febuari 2022. Bulan ini, seluruh data warga miskin yang dapat bantuan pembayaran iuran bulanan dari pemerintah pusat itu rampung rekonsiliasi datanya.
Proses perbaikan data ini melibatkan semua instansi terkait. Termasuk di tingkat desa. Masing-masing desa sudah ada operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG) yang setiap hari melakukan validasi dan verifikasi data di tingkat desa.
Diharapkan, seluruh data warga Lotim mendapatkan JKN-KIS PBI APBN ini segera rampung dan kembali bisa dimanfaatkan oleh warga yang notabenenya memang sangat berhak mendapatkan bantuan tersebut. (Ony)










