banner 700x256

Disparpora Kabupaten Mojokerto Gelar Festival MAJAFEST 2021

banner 120x600
banner 336x280

MOJOKERTO, Newspatroli.com
Jelang digelarnya Festival MAJAFEST tahun 2021 dan untuk mempromosikan Festival tersebut. Dinas Parpora Kabupaten Mojokerto mengelar Press Conference di Pendopo yang langsung Dihadiri oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati M.S.I, bersama Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra Lc, M.Hum ( Gus Barra ) didampingi Sekertaris Daerah ( Sekda ) Kabupaten Mojokerto Drs. Teguh Gunarko M.S.I dan Kadis Parpora Kabupaten Mojokerto H. Amat Susilo, S.Sos, MM, Asisten, Dr. H. Didik Cusnul Yakin , H. Iwan Abdillah, SH, S.Sos, M.Si, serta Kepala Dispari Kabupaten Mojokerto Hj.Nurul Istiqomah, SE. Sementara itu Kadisparpora Abah Amat Susilo Menjelaskan bahwa ajang MAJAFEST 2021 ini Bertujuan untuk menggeliatkan pertumbuhan perekonomian disektor pariwisata dan melestarikan budaya serta sektor lainnya, Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disparpora ) Kabupaten Mojokerto menggelar ajang MAJAFEST 2021.


Dijelaskan oleh Abah Amat Susilo, bahwa Digelarnya MAJAFEST 2021 juga sebagai salah satu upaya pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk membangkitkan dan menunjukkan karyanya dalm berbagai bentuk event yang akan digelar di bulan November ini.


“Majafest 2021 yang didalamnya terdapat Jelajah Wisata Kab. Mojokerto, Fashion Show Tematik (Under Sunset), Kompetisi Kopi & Business Matching, Awarding Night, serta Pemilihan Puteri Cokelat Kabupaten Mojokerto yang diselenggarakan di lokasi Wisata Desa BMJ MOJOPAHIT MOJOKERTO dan juga ada pemilihan Duta Batik Kabupaten Mojokerto” kata Abah Amat Susilo.


Dijelaskan lagi oleh Abah Amat Susilo bahwa
Kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang promosi wisata namun juga mengenalkan seni daerah yang ada di Kabupaten Mojokerto itu sendiri. Hal tersebut sejalan dengan yang disampaikan oleh Ibu Bupati Mojokerto bahwa “kegiatan ini ditujukan kepada seluruh sector pariwisata yang meliputi ekonomi kreatif, seni budaya dan juga promosi tempat wisata, yang mana juga berfokus untuk mengapresiasi para pelaku UMKM yang selama ini sudah berjuang untuk menuangkan ide gagasannya dalam bentuk karya seni yang luar biasa bercorak Ke-Majapahitan”.

Baca juga :  Bertamasya Sambil Petik Buah di Kebun Alpukat Wonocolo Kabupaten Bojonegoro


” Hal ini harusnya bisa menjadi pemicu semangat bagi seluruh pihak yang terlibat, begitupun media yang seyogyanya bisa antusias untuk menjadi bagian dari pengembangan dan kebangkita berbagai sektor di Kabupaten Mojokerto terutama kepariwisataan” jelas Kadisparpora Abah Amat Susilo.
Sementara itu Bupati Mojokerto dr.Hj. Ikhfina Fahmawati M.S.I, Menyampaikan, Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam situasi level 3 belum bisa kelonggaran. Dan kita terus tetap berusaha. Kabupaten Mojokerto memiliki sejarah era zaman kerajaan majapahit. Ini potensi luar biasa untuk mengembangkan menumbuhkan perekonomian diwilayah ini,
“Kita harus tancap gas untuk memulihkan ekonomi dampak pandemi, dengan MAJAFEST 2021. Termasuk meningkatkan ekonomi kreatif diseluruh wilayah ini. Di wilayah ini juga ada produksi Cokelat dari Wisata Desa BMJ MOJOPAHIT MOJOKERTO yang berlokasi di Desa Randugenengan Kecamatan Dlanggu ini , yang sudah diakui keberadaannya dengan produk Cokelat Mojopahit yang terkenal dan kerap mendapat kan penghargaan pada tingkat Nasional yang tentunya pihak Wisata Desa BMJ MOJOPAHIT MOJOKERTO ini sering membawa harum nama Kabupaten Mojokerto, dikancah Nasional, Dan Kami dari Pemerintahan Kabupaten Mojokerto Mengucapkan Apresiasi yang tinggi kepada Keluarga Besar Wisata Desa BMJ MOJOPAHIT MOJOKERTO ini, ” ucap Bupati Ikfina
Dilain pihak acara MAJAFEST 2021 ini juga diwarnai dialog dan tanya jawab antara Wartawan dan Pengelola Wisata yang mana salah satu wartawan yang ikut Press Conference Joko Owob dari Radio Elshinta Jakarta menanyakan bahwa Tempat tempat Pariwisata di Kabupaten Mojokerto harus terus dipromosikan, tapi kenapa justru tempat tempat Wisata di Mojokerto ditutup, ini kan tidak masuk akal namanya, bagaimana tempat tempat Wisata bisa berkembang.
Sementara itu Agus Setiawan, SE, Humas Relation Wisata Desa BMJ MOJOPAHIT MOJOKERTO dalam kesempatan ini juga mengusulkan berapa pendapatnya mengenai kebijakan dari Pemerintah Kabupaten tentang Tempat tempat Wisata yang ada di Mojokerto ini. (Kartono )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *