banner 700x256

Menang Telak!, Wiliam Mamora Resmi Nakhodai Karang Taruna Lampung Utara 2026-2031

banner 120x600
banner 336x280

Lampung Utara – News PATROLI.COM –

Estafet kepemimpinan organisasi kepemudaan di “Bumi Ragem Sai Mangi Wawai” resmi berganti. Wiliam Mamora terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Lampung Utara masa bakti 2026-2031 dalam gelaran Temu Karya Karang Taruna (TKKT) yang berlangsung di Cafe Yosh Milk, Sabtu malam (14/02/2026).

Wiliam memastikan kemenangannya setelah meraup dukungan mayoritas, yakni 20 suara, unggul jauh dari rivalnya, Rio Septiandi, yang hanya memperoleh 4 suara dari total 24 hak suara yang diperebutkan.

Pimpinan Sidang, Anggi Pradana, menegaskan bahwa seluruh tahapan pemilihan telah dilaksanakan secara terbuka dan sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

“Kami pimpinan sidang telah menyelesaikan seluruh tahapan Temu Karya dengan tertib. Berdasarkan hasil pleno, kami secara sah menetapkan saudara Wiliam Mamora sebagai pemenang,” ujar Anggi Pradana didampingi anggota pimpinan sidang lainnya, Anggi Saputra dan Dewa Solfie.

Baca juga :  Dazzle Beauty Bar Resmi Dibuka, Menawarkan Pelayanan Spa dan Kecantikan Terlengkap

Dalam sambutan perdananya pasca-kemenangan, Wiliam Mamora menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para pengurus kecamatan. Ia berjanji akan menjadikan Karang Taruna sebagai wadah yang lebih solid dan menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan pemuda.

“Fokus utama kami ke depan adalah membangkitkan sektor Seni Budaya dan Pariwisata. Lampung Utara memiliki potensi besar yang harus dikelola oleh tangan-tangan kreatif pemuda. Kami ingin Karang Taruna tidak hanya eksis secara organisasi, tapi berdampak nyata bagi ekonomi masyarakat,” tegas Wiliam penuh optimisme.

Wiliam juga menambahkan bahwa penguatan identitas daerah melalui inovasi pemuda akan menjadi napas baru bagi Karang Taruna di bawah kepemimpinannya. Karang Taruna diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan pengembangan potensi desa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *