banner 700x256

Pertahankan Kebudayaan, Masyarakat Gelar Festival Samin Ke-5

banner 120x600
banner 336x280

Bojonegoro, Newspatroli.com

Acara penutupan Festival Samin ke-5 di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (14/11/2021) berlangsung semarak. Tak hanya itu, dalam rangkaian kegiatan ini juga meluncurkan Bumi Perkemahan Kampung Samin dengan tema “Desa Wisata Berbasis Budaya Samin”.

Dihadiri juga oleh Wakil dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, DPRD Bojonegoro, Wakil Kepala DPMD Bojonegoro, KPH Ngawi dan Padangan, serta jajaran Forkopimcam Margomulyo.Festival Samin ini berlangsung selama 5 hari mulai 10 November sampai 14 November. Dalam sambutan, wakil dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Lilis menyebutkan bahwa pihak dari provinsi sangat bangga dan sangat menghargai masyarakat Samin yang telah menjadi ikon Kabupaten Bojonegoro.

“Ini merupakan suatu bukti yang sangat dibanggakan bahwa masyarakat Samin memiliki andil yang besar untuk kemajuan kebudayaan baik di kabupaten, provinsi dan mudah-mudahan bisa sampai tingkat nasional,” ujarnya.Pihaknya juga merasa bangga melihat masyarakat Samin kental dengan budayanya, keramahannya, dan sangat menghargai kejujuran.

Baca juga :  Gubernur Bali Tinjau Langsung Pembangunan Turyapada Tower Tahap II, Destinasi Wisata Baru Berkelas Dunia

“Itu yang sangat luar biasa,” tambahnya. Disamping itu, Camat Margomulyo, Diah Enggarini Putri menuturkan banyak terimakasih atas dukungan berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Festival Samin ini.

“Bumi perkemahan ini baru saja jadi karena dengan adanya program desa berdaya, Pak kades mencari format yang sekiranya apa yang harus ditonjolkan karena budaya tentang roso harus dibangun fisik yang bisa memvisualisasikan budaya yang ada,” tuturnya saat sambutan.Ia menjelaskan bahwa wisata baru ini dibangun dengan inisiasi murni secara gotong royong dilaksanakan ikhlas dan melibatkan masyarakat sekitar. “Semangat gotong royong, semangat keikhlasan, semangat membangun ini senantiasa tumbuh di warga Samin,” jelasnya. Diah berharap dengan adanya wisata baru ini dapat mengangkat ekonomi masyarakat sekitar. (Met/Har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *