Polresta Sidoarjo Perkuat Literasi Digital Pelajar, Kenalkan AI sebagai Sarana Belajar dan Berkreasi

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Polresta Sidoarjo terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi pemahaman dasar tentang Artificial Intelligence (AI) kepada siswa dan siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sidoarjo, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada generasi muda agar tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga dapat memanfaatkannya secara positif, aman, dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan edukasi tersebut, Kasubnit Kamsel Satlantas Polresta Sidoarjo Ipda Jaeng bersama sejumlah anggota Si Humas Polresta Sidoarjo memberikan penjelasan mengenai perkembangan teknologi Artificial Intelligence serta pemahaman dasar terkait penggunaannya.

Para siswa diperkenalkan dengan berbagai contoh pemanfaatan AI yang dapat menunjang aktivitas positif, mulai dari membantu proses belajar, mendukung pekerjaan, mengembangkan kreativitas, hingga mempermudah berbagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Di sisi lain, edukasi tersebut juga menekankan pentingnya kemampuan siswa dalam memilah dan menyaring informasi yang beredar di ruang digital. Pesatnya perkembangan teknologi, termasuk AI, dinilai perlu diimbangi dengan kecakapan literasi digital agar pelajar tidak mudah menerima informasi tanpa melakukan verifikasi.

Baca juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Tulangan Gandeng Petani Optimalkan Tanaman Jagung Agar Berhasil

Para siswa diajak untuk berpikir lebih kritis dalam menerima berbagai informasi, termasuk membedakan informasi faktual dengan berita bohong atau hoaks yang dapat dengan mudah tersebar melalui berbagai platform digital.

“Pemanfaatan AI juga ditekankan harus dilakukan secara aman, bijak, etis, dan bertanggung jawab. AI diharapkan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk belajar dan berkreasi, bukan sebagai sarana melakukan kecurangan dalam kegiatan akademik,” ujar Ipda Jaeng.

Menurutnya, perkembangan teknologi harus diiringi dengan pemahaman dan tanggung jawab dari penggunanya. Terlebih bagi pelajar yang merupakan generasi yang akan menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin cepat.

Melalui kegiatan penyuluhan tersebut, Polresta Sidoarjo berharap pemahaman literasi digital di kalangan pelajar semakin meningkat. Dengan bekal pengetahuan tersebut, generasi muda diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus menggunakan AI secara tepat dan bertanggung jawab.

Edukasi ini juga menjadi bagian dari langkah Polresta Sidoarjo dalam membangun kesadaran digital sejak usia pelajar, sehingga kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pendidikan, kreativitas, dan aktivitas positif lainnya. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *