banner 700x256

Proyek Drainase di Desa Gumantuk Kecamatan Maduran Diduga Bermasalah

banner 120x600
banner 336x280

Lamongan – News PATROLI.COM –

Pembangunan proyek drainase di Desa Gumantuk Kec Maduran diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pembangunan drainase yang lokasinya berada di utara Masjid Desa Gunantuk dengan volume atau ukuran 108 0,30.5 m dan 109 0.305 m tersebut menelan biaya 100 juta yang bersumber dari program DD (Dana Desa) th anggaran 2023.

Berdasarkan penelusuran dilapangan , ternyata banyak ditemukan kejanggalan yang semakin menguatkan akan adanya dugaaan penyimpangan diantaranya kualitas pasir dan Matrial lainnya yang tidak sesuai spek yang ada di Rancangan Anggaran Belanja (RAB) dan terkesan ‘asal-asalan” dalam pengerjaaannya.

Menurut Sulikan, anggota LSM ILHAM NUSANTARA mengatakan bahwa pembangunan drainase yang menggunakan uang negara ini banyak menggunakan bahan Matrial kualitas rendah.

“Matrial bangunan dengan kualitas rendah akan mempengaruhi kualitas dan umur bangunan itu sendiri.” katanya

Sementara itu , Kepala Desa Gumantuk , Asriyanto saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pekerjaan drainase yang bersumber dari DD tersebut sudah sesuai dengan RAB.

Baca juga :  PD IWO Lampung Utara Akan Laporkan Oknum Anggota Dewan yang Intimidasi Wartawan ke APH

“Pekerjaan itu sudah sesuai RAB mas, RAB-nya memang begitu adanya” ujar Kades Asriyanto pada wartawan NewsPatroli.com.

Tidak puas dengan penjelasan Kades Asriyanto, awak media ini langsung melakukan konfirmasi kepada camat Maduran untuk meminta penjelasan lebih rinci perihal bangunan tersebut selaku kepala wilayah Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan.

Dikonfirmasi melalui telpon selulernya, Camat maduran, Teguh Bagio SSTP., MM., mengatakan bahwasanya bangunan drainase tersebut masih belum dimonitoring pihak inspektorat. Proses Monitoring dan evaluasi akan dilakukan dalam waktu dekat. Dan apabila ditemukan ketidaksesuaian dengan RAB maka pihak desa akan diperintah untuk memperbaiki sesuai besaran dana yang ada.

“Nanti akan ada pemeriksaan mas, pasti akan disuruh memperbaiki kualitas bangunan yang ada,” tegas Camat Maduran.

(Kt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *