banner 700x256

Pusaran Angin Datang Saat Masyarakat Rogojampi Banyuwangi Gelar Sholat Istisqo

banner 120x600
banner 336x280

Banyuawangi – News PATROLI.COM –

Pelaksanaan Sholat Istisqo (meminta hujan) yang diselenggarakan di lapangan Lugjag Kecamatan Rogojampi Banyuwangi, Kamis (2/11/2023) dikagetkan dengan munculnya pusaran angin kencang ditengah lapangan. Angin tersebut muncul ketika para jamaah sedang bersiap melaksanakan sholat, yang membuat beberapa peralatan sholat warga berterbangan.

Fahim Mustofa salah satu jamaah mengaku kaget dengan munculnya angin kencang tersebut, dengan spontan Ia beristigfar, sembari memegang peralatan sholat yang sudah tertata di lapangan tersebut.

“Subhanallah, semoga kegiatan yang kita lakukan mendapatkan berkah dari Allah, mudah-mudahan Allah memberikan rahmat kegiatan masyarakat Banyuwangi ini,” ungkap Fahim Mustofa, Kamis (2/11/2023).

Meski sempat terjadi angin kencang, warga memilih tetap bertahan di lokasi hingga pelaksanaan Sholat Istisqo. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud ikhtiar masyarakat Banyuwangi yang mengharapkan segera turun hujan, karena beberapa wilayah sudah dilanda kekeringan.

Baca juga :  Peduli Pendidikan Rogojampi Gelar Audiensi pada Cabang Diknas Propinsi Jawa Timur Kabupaten Banyuwangi

Kegiatan sholat Istisqo ini tidak hany dilakukan di Rogojampi ,melainkan di laksanakan sacara serentak di 25 kecamatan di Banyuwangi, untuk memohon berkah hujan akibat kemarau panjang. 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang turut serta Istisqa di Lapangan Taman Blambangan menyebutkan, pelaksanaan sholat Istisqo merupakan ikhtiar, dalam menghadapi kemarau panjang dampak fenomena El Nino. Dimana kemarau panjang yang terjadi menyebabkan kekeringan di sejumlah desa di Banyuwangi, termasuk menurunnya debit air di sejumlah waduk.

“Kami telah melakukan sejumlah ikhtiar untuk mengantisipasi dampak buruk dari kemarau panjang ini. Salah satunya dengan menyelenggarakan shalat istisqa, dimana pemerintah bersama ulama dan masyarakat, berdoa semoga Allah SWT segera menurunkan hujan dan mengakhiri musim kemarau ini,” ungkap Bupati Ipuk, Kamis (2/11/2023). (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *