banner 700x256
Jember  

Sorotan Tajam Masyarakat atas Fungsi Pendopo Kabupaten Jember

banner 120x600
banner 336x280

Jember – News PATROLI.COM –

Seorang warga Jember yang enggan disebutkan namanya menyayangkan alih fungsi pendopo yang dinilai semakin jauh dari nilai-nilai pemerintahan. Ia menilai pendopo seharusnya menjadi ruang yang memberi teladan, bukan justru menampilkan aktivitas yang bersifat hiburan dan kepentingan personal.

“Pendopo itu simbol pemerintah, bukan gedung bebas. Kalau dipakai buat pesta dan konten joget-joget, wibawanya di mana? Jangan sampai rakyat melihat pemerintah kehilangan batas etika,” ujarnya.

Nada serupa juga disampaikan warga lainnya. Mereka menilai pemerintah daerah perlu segera membuat batasan yang jelas terkait penggunaan pendopo agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Kalau masyarakat biasa dilarang pakai fasilitas negara sembarangan, tapi pejabat justru bebas, ini kan mencederai rasa keadilan,” ungkap salah satu tokoh masyarakat.

Masyarakat berharap pemimpin daerah tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga memberi contoh dalam menjaga simbol-simbol pemerintahan. Pendopo, menurut mereka, bukan sekadar bangunan fisik, melainkan cerminan sikap dan etika penguasa terhadap rakyatnya.

Baca juga :  Desa Puger Kulon Gempar, Warga Temukan Mayat Tak Dikenal Mengapung di Sungai Kalibaan

Budayawan Jember, Miftahul Rahman yang akrab dipanggil cak Memet menanggapi hal itu dengan nada berbeda. Menurut Memet, Bangunan pendopo itu milik rakyat, dan itu adalah bentuk rasa kedekatan antara Bupati dengan rakyatnya. Karena selama ini pasti banyak warga masyarakat yang sampai penasaran membayangkan suasana didalam pendopo itu seperti apa.

Lebih lanjut, Memet mengatakan, “bahkan semenjak jaman Bupati yang dahulu, saya sudah beberapa kali mengusulkan, agar keberadaan pendopo Kabupaten bisa difungsikan untuk acara ngopi bareng Bupati misalnya, dan banyak hal lainnya. Karena kesan yang muncul selama ini, pendopo hanya bisa dimasuki oleh kalangan pejabat saja,” pungkas Memet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *