Jember — News PATROLI.COM –
Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah para siswa dan guru di SD Negeri Jenggawah 01, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pasalnya, penantian panjang mereka untuk memiliki fasilitas belajar yang layak akhirnya terwujud melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari pemerintah pusat.
Kini, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak lagi dihantui rasa cemas akibat atap bocor atau ruang kelas yang rusak. Gedung sekolah yang sempat memprihatinkan tersebut telah bertransformasi menjadi ruang belajar yang megah, aman, dan ramah anak.
Kepala SDN Jenggawah 01, Ratna Ningsih, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas realisasi bantuan fisik ini. Menurutnya, perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) ini berdampak sangat masif terhadap psikologis dan semangat belajar anak didik. SDN Jenggawah 01 mendapatkan 9 ruangan yang direhab, yang terdiri dari 6 ruang kelas, 2 ruang administrasi, dan 1 rumah dinas, ditambah dengan rehabilitasi 4 kamar mandi serta ruang perpustakaan dan UKS.
“Program ini saya rasa sangat bermanfaat sekali, baik untuk murid-murid, dewan guru, dan juga masyarakat sekitar lembaga. Alhamdulillah, untuk revitalisasi tahun 2026 ini, SDN Jenggawah 01 mendapatkan banyak sekali ruang rehab, yakni 9 ruang yang direhab ada 6 kelas, 2 ruang administrasi, dan 1 rumah dinas ditambah lagi rehabilitasi 4 kamar mandi serta ruang perpustakaan dan UKS,” ungkapnya.
Pada tahun 2026, SDN Jenggawah 01 mendapatkan bantuan sebesar Rp1.518.000.000, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pelaksanaan pengerjaan berlangsung selama 120 hari, terhitung mulai tanggal 31 Agustus 2026 hingga 31 Desember 2026, dengan sistem murni swakelola. Sementara itu, para pekerja direkrut dari lingkungan sekitar serta wilayah Kecamatan Jenggawah.
“Untuk pelaksanaannya murni swakelola. Mengenai para pekerja, karena jumlahnya banyak, tidak semuanya kami ambil dari lingkungan sekitar saja; banyak pekerja yang berasal dari lingkungan sekitar, dan meskipun ada yang dari agak jauh, tetap masih dalam satu kecamatan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ratna Ningsih menyampaikan bahwa dengan adanya program revitalisasi ini, para guru dan siswa dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan lebih aman dan nyaman. Ia juga menyampaikan rasa terima yang mendalam kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kemendikdasmen Abdul Mu’ti dan Bupati Jember Gus Fawait.
“Harapan saya dengan adanya program ini, yang jelas gedung-gedung kami sudah menjadi layak untuk digunakan oleh siswa-siswi kami dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kalau anak-anak sudah nyaman, gurunya juga nyaman, paling tidak peningkatan prestasi di tahun-tahun berikutnya akan semakin meningkat. Saya juga sangat berterima kasih sekali kepada Bapak Presiden Bapak Prabowo Subianto, Kemendikdasmen Bapak Abdul Mu’ti dan Gus Bupati Jember, matur nuwun Gus, program ini sangat bermanfaat sekali untuk lembaga kami, yaitu SDN Jenggawah 01,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memang tengah memasifkan perluasan Program Revitalisasi Sekolah. Langkah nyata ini ditujukan untuk mengikis ketimpangan sarana dan prasarana pendidikan, terutama di tingkat sekolah dasar yang menjadi fondasi awal literasi anak bangsa.
Dengan rampungnya proyek revitalisasi ini, pihak komite sekolah dan masyarakat setempat berkomitmen untuk bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas baru tersebut agar dapat terus memberikan manfaat bagi generasi-generasi berikutnya.( Susanto)










