banner 700x256

Warga Ngaglik Resah Adanya Usaha Pengelolaan Limbah yang Bisa Mengakibatkan Pencemaran Lingkungan

banner 120x600
banner 336x280

Wonogiri – News PATROLI.COm –

Bermula dari desas-desus Warga Desa Ngaglik Kecamatan Bulukerto Kabupaten Wonogiri, ada salah satu Warga Desanya yang mempunyai usaha pengolahan limbah dari pertambangan emas di wilayah Selogiri, yang limbahnya diolah lagi oleh Warga Ngaglik.

Warga Dukuh Bendo Desa Ngaglik melaporkan hal itu ke Perangkat Desa setempat, Warga merasa takut dengan cerita yang simpang siur bahwa pengolahan tersebut mengandung obat- obatan yang berbahaya bagi Masyarakat, dikuatkan lagi adanya ikan yang mati di sungai, menurut keterangan Warga akibat tercemar air dari pengolahan limbah tersebut.

Menindak lanjuti pengaduan Warga, Pada hari Rabu, (01-03-2023), Perangkat Desa, BPD dan perwakilan Warga mendatangi Kantor Kecamatan Bulukerto melaporkan kejadian tersebut.

Kamis (03/03/2023) sekitar Jam 9 akhirnya diadakan jejak Pendapat dan mendengarkan Aspirasi Masyarakat di Balai Desa Ngaglik yang di hadiri oleh Camat Bulukerto beserta Staff, Anggota Polsek, Anggota Koramil, Kepala Uptd Puskesmas Bulukerto, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian.,Perangkat Desa Ngaglik, Anggota BPD Tokoh pemuda, Tokoh Masyarakat Ketua RT dan RW Dukuh Bendo.

Pelaksanaan jejak Pendapat dan dengar Aspirasi berjalan lancar dan Kondusif, Perwakilan Element Masyarakat dari berbagai unsur menyampaikan semua tuntutan dan unek-uneknya, mulai dampak air yang di konsumsi, dampak pada kesehatan Manusia dan hewan juga sampai ke tanaman pangan, juga dampak Ekonomi.

“Kristiawan” Dokter Puskesmas Bulukerto menjelaskan ke Warga, masalah air yang biasa di Konsumsi sementara jangan di Konsumsi dulu, Kita tunggu Hasil Laboratorium yang sedang di lakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup( DLH). Untuk kebutuhan lain seperti mandi, menyuci baju dan yang lain Insya Alloh masih Aman, bila ada kendala atau permasalahan pada kulit, seperti gatal- gatal, langsung aja di periksakan ke Puskesmas agar kita tau penyebabnya apa.

Selesai mengadakan jejak Pendapat dan mendengar aspirasi Masyarakat, Semua rombongan yang hadir menuju ke lokasi Pengolahan Limbah. Sampai dilokasi rombongan disambut Keluarga dan Saudara pengusaha, karena Heri pemilik Usaha pengolahan limbah tersebut masih di Rumah Sakit Aisiah Ponorogo, Karna menjalani Cuci Darah, dalam perawatan mengalami Sakit Gagal Ginjal, di lokasi yang sama Rombongan melanjutkan pemeriksaan dan Dokumentasi, juga memintai keterangan kepada wakil pengusaha terkait usahanya, tentang perijinan dan juga obat-obatan yang di pakai untuk mengolah limbah.

Baca juga :  Forum Komunikasi Perguruan Silat dan Beladiri Sidoharjo Aktif Kembali, Polsek Sidoharjo Tegaskan Komitmen Jaga Kondusivitas

Irul, Saat di konfirmasi Awak media dan rombongan, menjelaskan namun juga sebatas yang ia ketahui, karna adiknya sedang ke Rumah sakit, menurut Irul, untuk pengolahanya memakai obat berjenis Sianida, Karbon, dan putasium.

Untuk Perijinannya karena tidak tau kalau mengolah limbah harus berijin dia siap mengurus ijin, dia juga berharap kepada instansi pemerintahan agar sudi kiranya membantu dan mendampingi dalam mengurus ijin agar lancar, karena Irul juga kasian kepada pekerja yang jumplahnya 15 orang kalau sampai usahanya di tutup, karena dari usaha ini bisa menciptakan lapangan kerja dengan memperkerjakan Masyarakat Setempat, juga bisa membantu lingkungan dalam pelaksanaan kegiatan apapun,” terang Irul.

Baca Juga: Jumat Berkah, Jajaran Perwira Polres Wonogiri Mengadakan Bakti Sosial

Dra. Djuwarijah. MSi., Camat Bulukerto, saat di konfirmasi Awak Media pada hari Kamis (02/03/2023), tentang permasalahan yang ada di wilayahnya memberikan penjelasan, “Saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri karena menyangkut keselamatan Masyarakat dan juga Ke butuhan ekonomi Warga Ngaglik, Kami akan berkoordinasi dengan Dinas dan Instansi terkait agar permasalahan ini bisa teratasi dan segera selesai, Masalah perijinan Kami siap membantu dan mendampingi agar ijin usahanya bisa terbit, terkait keluhan dan rasa ketakutan Warga mengenai air yang di konsumsi dan kebutuhan pokok sehari-hari, Kita undang dinas Dlh untuk melakukan Lab dan Penelitian,” Ungkapnya.

Pada hari ini Jumat, (03/03/2023), Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan di dampingi Bu Camat beserta stafnya ke Balai Desa Ngaglik meninjau langsung lokasi Usaha pengolahan Limbah tersebut, Dalam tinjauanya, “Bahari. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wonogiri beserta staf juga konfirmasi cara memproses, cara kerja, dan penjualannya.

Camat Bulukerto beserta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri menghimbau kepada Pengusaha agar segera mengurus perijinanya supaya usahaya bisa berjalan lancar dan tidak ada masalah, M”asalah Perijinan Bu Camat dan Instansi yang lain juga siap membantu agar perijinanya tidak ada masalah dalam pengajuanya, Karna Limbah pengolahan juga dapat di manfaatkan untuk pembuatan Bata pres, ” terangnya. (Marsudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *