banner 700x256

Ribuan Warga Hadir saat Pamitan Sebagai Gubernur Jateng, Gus Mus: Ganjar ini Peduli Masyarakatnya

Ribuan Warga Hadir saat Pamitan Sebagai Gubernur Jateng, Gus Mus: Ganjar ini Peduli Masyarakatnya
banner 120x600
banner 336x280

Semarang – News PATROLI.COM –

Masyarakat di Jawa Tengah membanjiri halaman kantor Gubernur Jawa Tengah pada hari perpisahan dengan Ganjar Pranowo dan pamitan setelah 10 tahun jadi Gubernur Jawa Tengah. Dan, ia langsung tancap gas sebagai bakal calon presiden (Bacapres) 2024, Selasa sore (5/9/2023).

“Saya hanya ingin dikenang satu saja bahwa saya, kulo sederek’e panjenengan (saudara Anda),” kata Ganjar Pranowo, mengawali pidato pamitannya.

“Kita semua bersaudara, kelak kita semua akan berjumpa dalam suasana yang selalu bersemangat, dan kita akan melangkahkan kaki bersama. Saya sayang panjenengan (Anda). I love you full,” imbuh Ganjar, berdiri di atas panggung acara Ganjar pamitan kepada masyarakat Jawa Tengah.

Luapan masyarakat diperkirakan ribuan orang itu pun berebut untuk bisa mengungkapkan rasa empati dan apresiasi langsung kepada sang tokoh pemimpin masyarakat Jateng ini. Di tengah suasana keriuhan masyarakat, rasa haru pun tak terelakkan.

Usai pidato pamitan akrab dengan masyarakat, Ganjar tak mampu menahan air mata, saat menyaksikan video testimoni dari berbagai narasumber. Termasuk istrinya, Siti Atikoh. Disusul putranya, Muhammad Zinedine Alam Ganjar. Bahkan, putranya ini saat dipanggung sempat nagih janji permintaan naik gunung bersama, namun belum terpenuhi gegara 10 tahun sibuk  tugas gubernur.

Ada pula testimoni teman sekolah Ganjar, gurunya, dan bawahan di Pemprov yang aparatur sipil negara (ASN), warga, hingga sopir pribadi, dan tokoh masyarakat.

“Saya melihat Ganjar ini peduli sama masyarakatnya. Misalnya, ada usulan-usulan, ada aduan-aduan, beliau langsung menanggapinya,” kata Gus Mus, panggilan akrab KH Mustofa Bisri, sang deklarator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang juga pernah menjadi Rais ‘Aam PBNU dalam tayangan testimoni, dikutip dari Kompastv.

Ribuan Warga Hadir saat Pamitan Sebagai Gubernur Jateng, Gus Mus: Ganjar ini Peduli Masyarakatnya

Kemudian, Ganjar mendadak turun dari panggung dan menyalami warga yang melimpah ruah. Di tengah himpitan warga yang saling berdesakan dan berebut untuk salaman, Ganjar tetap tulus mau menyalami warga satu per satu.

Baca juga :  Bupati Sidoarjo Tegaskan Percepatan Penyelesaian Pembangunan Pintu Air dan Rumah Pompa Kedungpeluk

“Pak Ganjar maturnuwun Pak, aku bocahmu,” seru seorang pemuda, menjabat tangan Ganjar yang turun dari panggung, dikutip dari radarsolo.

“Pak Ganjar salim Pak, sukses terus pak. Lanjutkan perjuanganmu,” teriak emak-emak.

Bacapres yang diusung PDI Perjuangan ini rela melayani warga yang minta salaman, meski harus berjalan sejauh ratusan meter hingga mencapai Jalan Pahlawan.

Warga yang membanjiri halaman Pemprov Jawa Tengah, tidak hanya datang dari wilayah Jateng. Tidak sedikit warga yang datang dari Jakarta dan Jawa Timur. Mereka mengaku kagum sikap rendah hati Ganjar yang “ditugaskan” partainya untuk jadi “pelayan rakyat” melanjutkan kepemimpinan Presiden Jokowi.

“Terima kasih, tidak menduga. Kayaknya datang dari banyak tempat, bahkan dari luar Jawa Tengah hadir, itu membikin suasananya makin terharu,” ucap Ganjar, usai menyalami masyarakat.

Ganjar tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Jawa Tengah. Ia mengaku tidak kuasa menahan perasaan haru menghadapi pemandangan masyarakat tumpah ruah menghadiri acara pamitan sore itu.

“Suasananya makin terharu, saya menyampaikan terima kasih kepada yang sudah berkenan hadir di sini,” kata Ganjar.

Ganjar mengaku semangatnya semakin bergelora, begitu menyaksikan ribuan masyarakat berdatangan di acara pamitannya di hari terakhir sebagai gubernur.

“Saya merasa terhormat, merasa tersanjung, dan saya pamit kepada mereka. Karena ya itulah kepuasan saya, kekuatan dari masyarakat,” tegasnya.

Ganjar juga minta maaf apabila ada kekurangan selama memimpin Jateng. Ia berpesan kepada warga Jateng agar tetap menjaga suasana guyub rukun dan saling gotong royong.

“Pesan saya semangat, jaga guyub rukun biar saling menghormati dan menghargai,” tandasnya (Marsudi/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *