Banyuwangi – News PATROLI.COM –
Dalam rangka melestarikan hutan dan alam pada Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang Perhutani KPH Banyuwangi Selatan bersama Forkopimka Tegaldlimo melakukan menaman pohon, Selasa(28/11/2023).
Dalam kegiatan itu juga melibatkan lembaga masyarakat desa hutan yakni Gabungan kelompok tani hutan (Gapoktanhut) Purwo Maju Sejahtera.

Petugas juga melakukan penanaman bersama sebanyak 1.000 plances jenis rimba campur yakni Jambu Hutan dan Mahoni di area Wisata Rintisan Sumber Gedang, Petak 127C, RPH Purwo, BKPH Blambangan, KPH Banyuwangi Selatan.
Kegiatan itu dilaksanakan tepatnya di Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan Wahyu Dwi Hadmojo melalui Asper BKPH Blambangan Joko Kuswantono menyampaikan apresiasi kepada Forkopimka Tegaldlimo yang turut menginisiasi kegiatan peduli hutan.
“Ini merupakan kegiatan positif yang bertujuan untuk kelestarian alam dan lingkungan,” ungkapnya.
Pihaknya juga mengapresiasi dipilihnya Wisata Sumber Gedang sebagai tempat penanaman pohon yang digelar tersebut.
Kegiatan penanaman atau reboisasi ini merupakan wujud partisipasi dan kepedulian semua pihak terhadap kelestarian alam dan hutan.
“Kami berharap kegiatan positif terus berkelanjutan karena kelestarian alam dan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena fungsi hutan salah satunya adalah kelola tata air, mencegah erosi, bencana banjir dan penghasil oksigen,” tutur Joko.
Lanjut Joko melalui momentum penanaman pohon jenis rimba campur ini dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) ini merupakan edukasi bagi masyarakat dan generasi muda.
“Hal ini dilakukan untuk lebih cinta dan peduli terhadap lingkungan, terus hijaukan negeri untuk hutan yang lestari,” Ungkapnya.
Kapolsek Tegaldlimo AKP Ali Arifin mengatakan kegiatan penanaman 1.000 pohon jenis rimba campur sangat bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
AKP Ali Arifin menambahkan kegiatan penanaman digelar di area wisata rintisan Sumber Gedang yang merupakan kawasan Hutan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan.
“Kami berharap seluruh pohon jenis rimba tersebut dapat tumbuh subur. Dengan demikian dapat menjadi bukti terhadap kepedulian lingkungan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Gapoktanhut Purwo Maju Sejahtera Sunyono menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya preventif untuk mengatasi dan mencegah openplek pada area wisata.
Selain itu, guna menciptakan area wisata agar tetap asri dan lestari serta merupakan edukasi untuk masyarakat dan generasi muda.
“Kegiatan ini dalam upaya menjaga agar Wisata Rintisan Sumber Gedang agar tetap lestari dan diminati kunjungan wisatawan,” Terangnya. (Dedy/Shl)










