NTB-Lombok Timur, Newspatroli.com
Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menetapkan siaga darurat bencana. Sejumlah musibah telah melanda Lotim beberapa hari terakhir. Antara lain banjir rob di Desa Ketapang Raya Keruak dan Desa Batu Nampar Selatan Kecamatan Jerowaru dan bandang menerjang Desa Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, Toni Satria Wibawa Kepada Suara NTB, Senin, 6 Desember 2021 menjelaskan, Tim Reaksi Cepat (TRC) bersinergi dengan aparat TNI dan Polri siaga di beberapa titik rawan bencana.
Pertama, akibat air laut pasang dengan intensitas tinggi menerjang Keruak dan Jerowaru itu terjadi sekitar pukul 22:00 Wita. Piket TRC-PB BPBD Kabupaten Lombok Timur melakukan pengecekan lokasi yang berada di Dusun Poton Bako Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak dan Dusun Tengak Desa Batu Nampar Selatan Kecamatan Jerowaru. Banjir rob ini terjadi hingga pukul 01:20 Wita.
Dampak banjir ini menyebabkan dua unit rumah warga terendam. Korban atas nama Daho (52) beserta lima anggota keluarganya. Korban kedua atas nama Abdul Wahab dengan 3 anggota keluarga.
Sementara, kejadian banjir di Gunung Malang dan Desa Kerumut Kecamatan Pringgabaya yang terjadi karena luapan air sungai. Intensitas hujan yang deras Minggu lalu itu mulai 14:40 Wita hingga menjelang malam. Piket TRC-PB BPBD Kabupaten Lotim menerima informasi Senin pukul 15:20 Wita dan langsung menuju lokasi.
Akibat banjir air kiriman pegunungan ini 60 unit rumah terendam di Desa Gunung Malang. Tepatnya di Dusun Aik Manis, Kecamatan Pringgabaya. Sementara di Desa Kerumut, banjir merendam 7 unit rumah yakni berlokasi di Dusun Toron.
Penyebab utama banjir adalah tersumbatnya selokan akibat sampah. Sudah dilakukan kegiatan bersih-bersih sampah di saluran dan penutup gorong-gorong. Warga bergerak bersama membersihkan rumahnya. Kebutuhan mendesak warga adalah air bersih, karena sebagian sumur warga tercemar. (Ony)










