banner 700x256

Pastikan Ketahanan Pangan Terjaga, Endro Hermono Sidak Gudang Bulog: Stok Aman, Harga Petani Membaik

banner 120x600
banner 336x280

Blitar – NewsPATROLI.COM –

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fraksi Gerindra, Ir. Endro Hermono, MBA, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke fasilitas gudang Perum BULOG Kantor Cabang Tulungagung yang berlokasi di Desa Pojok dan Desa Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Senin (4/5/2026).

Kegiatan ini merupakan wujud pengawasan langsung untuk memantau kondisi riil serta ketersediaan pangan di wilayah dapilnya. Dalam kesempatan tersebut, Endro menegaskan bahwa kunjungan kerja ini merupakan amanah dan penugasan khusus dari pimpinan partai maupun komisi terkait di tingkat pusat.

“Saya secara khusus ditugaskan oleh pimpinan, Bapak Budi Jiwan Dono selaku Ketua Fraksi Gerindra, dan juga Ketua Komisi IV Budi Titi, untuk meninjau langsung kondisi dan ketersediaan pangan di daerah pemilihan. Wilayah tugas saya mencakup Blitar, Kediri, dan Tulungagung,” ujar Endro Hermono kepada awak media.

Stok Nasional Kuat, Kualitas Terjaga

Setelah meninjau langsung kondisi di lapangan, politisi Gerindra ini menyampaikan kabar positif. Hingga April 2026, tercatat stok beras nasional yang dikelola BULOG mencapai angka 5 juta ton.

“Alhamdulillah, stok nasional saat ini sangat memadai. Kualitas beras rata-rata masih sangat baik karena merupakan hasil panen baru, sehingga daya simpannya panjang. Tingkat kerusakan sangat minim, meski ada sebagian stok tahun 2025 yang masih dikumulasi, namun jumlahnya tidak signifikan,” jelasnya.

Baca juga :  Hearing Komisi I DPRD Banyuwangi Bahas Pemberhentian Kepala Dusun Kopenlangi Berjalan Singkat

Dengan volume tersebut, Endro memastikan kebutuhan pangan nasional terjamin untuk minimal dua bulan ke depan, mengingat rata-rata konsumsi nasional berada di angka 2,5 juta ton per bulan.

“Masyarakat bisa merasa tenang. Dengan 5 juta ton yang ada, kita aman hingga dua bulan ke depan. Pemerintah bertanggung jawab penuh, dan stok ini cukup kuat bahkan untuk menghadapi kondisi darurat sekalipun,” tegasnya.

Harga Petani Meningkat, Stabilitas Konsumen Terjaga

Satu hal yang menjadi sorotan positif adalah tren kenaikan harga di tingkat petani. Meskipun Harga Pembelian Pemerintah (HPP) ditetapkan Rp6.500 per kg, namun realisasi di lapangan justru lebih tinggi.

“Kabar gembiranya, harga di tingkat petani saat ini sudah mencapai Rp7.000 per kg. Ini naik signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya, tentu membuat petani senang,” ungkapnya.

Di sisi lain, Endro menegaskan bahwa BULOG tetap menjalankan fungsi buffer stock. Pemerintah akan terus melakukan intervensi pasar agar ni meski harga di petani naik, harga di tingkat konsumen tetap stabil dan terjangkau.(tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *