Jember – News PATROLI.COM –
Untuk membangkitkan semangat dan membiasakan masyarakat agar senantiasa menjaga kesehatannya dengan berolahraga, Bupati Jember Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., memimpin kegiatan bersepeda bersama, seperti yang dilakukannya pada saat Gowes bersama jajaran dan masyarakat, keseruan dan keceriaan begitu tampak sedari awal hingga di akhir kegiatan bersepeda yang dilakukan secara berkoloni. Menjaga kesehatan serta kebugaran tubuh agar tubuh tetap bugar, sehat dan selalu berenergi adalah tujuannya.
Kegiatan tersebut juga sebagai media silaturahmi dengan masyarakat di sepanjang rute yang dilalui Bupati Jember dan para goweser.
Sapaan hangat dan senda gurau dari Gus Fawait sapaan familiar Bupati kerapkali dilontarkan kepada warga sekitar yang dijumpainya selama perjalanan, sehingga membangkitkan dan menghangatkan suasana olahraga bersama.
Agenda olahraga gowes bersama yang juga bertujuan untuk mempererat hubungan silahturahmi antara Pemerintah Kabupaten Jember bersama masyarakat serta jajaran dan stakeholder itu semakin seru.l, hal itu terpantau pada saat rombongan gowes memasuki titik finish yang dilanjutkan dengan pembagian Bantuan Sosial Sembako kepada masyarakat.
Sapa masyarakat di wilayah Jember selatan Bupati Jember, Gus Fawait bersama jajaran menggelar Gowes bersama dengan rute Yosowilangun lewat JLS dan berakhir di Kantor Kecamatan Puger, Senin(21/9/2026), sebelum menggelar gowes, Gus Fawait bekerja sama dengan pihak swasta melalui CSR membagikan bantuan sosial dan melakukan pengecekan kesehatan gratis.
Hal serupa juga dilaksanakan di kantor Kecamatan Puger. Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menerima dukungan armada kendaraan operasional dari sektor swasta guna mengoptimalkan jangkauan program Homecare.
Penyerahan bantuan dari PT. Semen Imasco Asiatic ini menjadi langkah awal keterlibatan dunia usaha dalam mendukung program kesehatan prioritas daerah.
Dalam Sambutannya Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata dari PT. Semen Inasco Asiatic.
“Kolaborasi ini memperkuat kesiapan armada puskesmas dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan langsung di rumah,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga meluruskan isu terkait beban kerja dan jumlah tenaga kesehatan (Nakes) di Jember.
Bupati menegaskan, komitmen Pemkab Jember untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atau merumahkan Nakes, meskipun terjadi surplus tenaga medis di berbagai puskesmas.
Melalui program gerakan penataan Nakes dan pengembangan layanan Homecare, Pemerintah daerah justru membuka ruang penyerapan tenaga medis.
“Langkah ini sekaligus menjadi skema penataan formasi agar para nakes dapat diakomodasi dalam pengangkatan PPPK hingga PNS secara bertahap. Selain itu, kebijakan penyesuaian hari kerja dari enam hari menjadi lima hari kerja juga telah diberlakukan untuk menjaga kesejahteraan para nakes,” ujar Gus Fawait.
Gus Fawait juga memberikan penegasan mengenai perbedaan fungsi antara layanan Homecare dan ambulans gawat darurat.
“Homecare bertujuan menghadirkan layanan medis berkala dan penanganan dokter bagi warga kurang mampu yang mengidap penyakit kronis atau berjangka panjang,” imbuhnya.
Sementara itu, Ambulance Desa atau rumah sakit diperuntukkan khusus bagi penanganan kasus gawat darurat yang membutuhkan tindakan medis cepat di fasilitas kesehatan.
“Dengan bertambahnya dukungan armada operasional ini, diharapkan mutu dan jangkauan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Jember dapat semakin meningkat dan merata,” pungkas Gus Fawait.
Informasi yang di himpun media ini rute gowes Gus Fawait dan jajaran kali ini menyusuri pesisir selatan, dan hal tersebut sebagai upaya bupati untuk mengetahui kondisi riil masyarakat.
















