Puluhan Siswa MI Al Islah Gumukmas Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Usai Konsumsi MBG

banner 120x600
banner 336x280

Jember News Patroli.com (22/9)– Sejumlah siswa dan siswi MI Al Islah Jati Agung, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, mengalami keluhan mual dan muntah hingga harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Gumukmas.

Peristiwa tersebut diduga terjadi setelah para siswa mengonsumsi MBG yang diterima dari salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Gumukmas.

Berdasarkan keterangan petugas perawat di Puskesmas Gumukmas, awalnya terdapat sekitar lima siswa yang datang dengan keluhan serupa. Jumlah tersebut kemudian bertambah hingga lebih dari 10 siswa.

“Awalnya hanya lima orang, kemudian bertambah menjadi lebih dari 10 orang. Mereka mengalami gejala yang sama, seperti mual dan muntah,” terang seorang perawat.

Setibanya di Puskesmas, para siswa kemudian mendapatkan penanganan berupa terapi dan observasi selama kurang lebih dua jam. Siswa yang kondisinya membaik dan tidak lagi mengalami mual, muntah maupun pusing diperbolehkan untuk kembali pulang.

Sementara itu, satu siswa yang mengalami kondisi lebih berat diarahkan untuk menjalani rawat inap guna mendapatkan pemantauan lebih lanjut.

Baca juga :  Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Desa Putat Tanggulangin Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap MBG

Terkait dugaan penyebab keluhan yang dialami para siswa, pihak Puskesmas belum dapat memastikan apakah kejadian tersebut berkaitan dengan dugaan keracunan makanan.

“Untuk dugaan keracunan belum bisa kami tentukan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari Labkesda,” jelasnya.

Di sisi lain, pihak SPPG Gumukmas juga belum memberikan keterangan secara resmi terkait kejadian tersebut. Kepala SPPG Gumukmas, Novardin, mengatakan pihaknya masih menunggu kedatangan perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Jember untuk melakukan penanganan dan memberikan keterangan lebih lanjut.

“Sementara ini kami belum bisa memberikan keterangan. Kami juga masih menunggu kedatangan dari pihak BGN Kabupaten Jember yang informasinya akan datang ke SPPG kami,” kata Novardin.

Hingga kini, penyebab pasti keluhan yang in dialami para siswa masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak terkait. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai kondisi yang dialami para siswa dan memastikan sumber penyebabnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *