Bertepatan dengan HUT TNI ke-81, Kepala Desa Lojejer Menggelar Program Inovatif Kades Sambang Pawon

banner 120x600
banner 336x280

Jember – News PATROLI.COM –

Pemerintah Desa Lojejer senantiasa berinovasi, dan kali ini, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun TNI ke-81, Pemerintah Desa Lojejer meluncurkan program berkelanjutan yang diberi nama “Kades Sambang Pawon/Dapur” pada hari Senin 05/10/2026.

Program ini bukan sekadar kunjungan biasa, aksi blusukan hingga ke area dapur ini terbukti efektif dalam menyerap aspirasi warga secara langsung, sekaligus memantau kondisi ketahanan pangan keluarga.

Suasana hangat tercipta saat Kepala Desa Lojejer, didampingi Perangkat Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, 12 Ketua RW dan RT, Tokoh Masyarakat, serta Pemuda, mengunjungi kediaman warga.

Tanpa sekat birokrasi yang kaku, Kepala Desa Lojejer, Mohamad Sholeh, S.H., M.Si., N.LP., turun langsung menyapa warga di dapur-dapur rumah mulai dari RT. 001 hingga RT. 012 di RW. 005 Dusun Sulakdoro, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Program “Sambang Pawon” ini dirancang khusus untuk mengamati secara langsung kondisi riil ekonomi dan kesehatan masyarakat, khususnya terkait kecukupan gizi warga.

Melalui obrolan santai di dapur, warga merasa lebih leluasa menyampaikan keluh kesah mereka, mulai dari masalah bantuan sosial, layanan kesehatan Program Gus Bupati Jember Homecare, Administrasi Kependudukan (Adminduk), hingga fluktuasi harga kebutuhan pokok.

“Saya Kepala Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, dalam rangka menyambut HUT TNI ke-81, dengan semangat ‘TNI Prima, TNI kuat, Indonesia Hebat’, Desa Lojejer menginisiasi program ‘Kades Sambang Pawon’. Program ini menyasar masyarakat kurang mampu dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Program ini merupakan tindak lanjut dari program Homecare Bupati Jember, Gus Fawait, yang bertujuan menjangkau keluarga kurang mampu di desa. Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi dengan Perangkat Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satgas Kemiskinan Desa Lojejer, serta tenaga medis Puskesmas Lojejer.

“Kami menindaklanjuti program Homecare dari Gus Bupati Jember. Dalam program ini, kami benar-benar mencari masyarakat kurang mampu yang mungkin saat ini sakit dan tidak dapat berobat karena keterbatasan biaya. Kami, sebagai garda terdepan, bekerja sama dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satgas Kemiskinan Desa Lojejer, serta tenaga medis Puskesmas Lojejer untuk memberikan layanan kesehatan langsung kepada masyarakat, melayani hingga mereka sembuh. Perlu digarisbawahi, semua layanan ini diberikan secara gratis,” tegasnya.

Program ini juga menyasar masyarakat yang belum memiliki Administrasi Kependudukan (Adminduk) seperti KTP, KK, dan dokumen lainnya. Pemerintah Desa Lojejer berkomitmen membantu merealisasikan penerbitan dokumen tersebut tanpa memungut biaya sepeser pun.

Baca juga :  Perwakilan Pendemo Jateng Guyub Temui Gubernur Luthfi, Curhat Konflik Kebijakan Masa Lalu

“Kades Sambang Pawon” turut menargetkan anak-anak yang putus sekolah akibat kendala biaya. Pemerintah Desa Lojejer memfasilitasi dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten agar anak-anak kurang mampu dapat kembali bersekolah.

“Berikutnya, terkait masalah Adminduk. Jika ada masyarakat kami yang kurang mampu dan tidak memiliki Adminduk, khususnya KTP, KK, atau dokumen lainnya, kami berupaya membantu sepenuhnya dalam penerbitannya, tanpa dipungut biaya. Semuanya gratis. Terakhir, kami juga melakukan sosialisasi untuk mencari anak-anak yang putus sekolah. Kami ingin mereka kembali bersekolah, terutama jika kendalanya adalah biaya. Pemerintah Desa akan memfasilitasi dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten agar anak-anak kurang mampu dapat bersekolah tanpa biaya. Bagi kami, pendidikan adalah prioritas penting di Desa Lojejer,” imbuh Mohamad Sholeh, atau akrab disapa Mas Sholeh.

Selanjutnya, Kepala Desa Lojejer menyampaikan bahwa melalui program inovatif “Kades Sambang Pawon” ini, telah distribusikan bantuan kebutuhan pokok kepada sekitar 600 Kepala Keluarga di 12 RW se-Desa Lojejer.

“Terdapat 12 RW di desa kami, dan kurang lebih 600 Kepala Keluarga yang kami bantu sepenuhnya. Program ini bersifat berkelanjutan. Apabila ada warga kami yang di kemudian hari tidak memiliki bahan pokok, Pak RT siap memfasilitasi untuk menyediakan bahan pokok, dan semua berasal dari saya,” pungkas Kepala Desa Lojejer yang dikenal sangat proaktif dalam kegiatan sosial di tengah masyarakatnya.

Dalam setiap kunjungan, pemerintah desa juga menyalurkan bantuan stimulus berupa bahan pangan bergizi dan santunan, khususnya bagi warga yang kurang mampu, guna mendukung program Bupati Jember, Gus Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc.

Seorang warga RW 05, Dusun Sulakdoro, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada Kepala Desa Lojejer atas bantuan yang diterimanya.

“Kulo seneng pak, mugo-mugo Pak Kades diparingi Sehat, panjang umur murah Rezekinya pak,” tutur Bu Temu singkat dengan mata berkaca-kaca saat diwawancarai awak media.

Program ini diharapkan dapat terus berjalan secara rutin, guna menjaga interaksi yang berkelanjutan antara pemerintah desa dan masyarakat demi terwujudnya pembangunan desa yang lebih tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *