Buka Pekan Literasi 2026, Bupati Sumenep Ajak Pelajar Jadikan Literasi Senjata Utama Menghadapi Arus Digital

banner 120x600
banner 336x280

Sumenep – News PATROLI.COM –

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., menegaskan pentingnya penguatan budaya literasi bagi generasi muda sebagai benteng utama dalam menghadapi pesatnya perkembangan zaman. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan Pekan Literasi 2026 di SMAN 1 Sumenep, Selasa (6/10/2026).

Dalam arahannya, Bupati Fauzi menekankan bahwa makna literasi saat ini telah berkembang jauh melampaui aktivitas membaca dan menulis semata. Di era modern, literasi mencakup kedalaman pemahaman, pengolahan pengetahuan, hingga kemampuan menyampaikan gagasan secara terstruktur dan efektif.

“Budaya literasi bukan hanya membaca dan menulis. Literasi juga kemampuan memahami informasi, mengolah pengetahuan, serta menyampaikan gagasan dengan baik,” ujar Fauzi.

Ia menambahkan, penguasaan literasi yang kokoh secara otomatis membentuk karakter pelajar yang tidak hanya berwawasan luas, tetapi juga kritis dan kreatif. Karakter-karakter inilah yang menjadi fondasi penting bagi generasi muda agar tidak tergerus oleh ketatnya persaingan global.

Bupati Fauzi juga menggarisbawahi peran strategis institusi pendidikan dalam merawat tradisi intelektual tersebut. Menurutnya, sekolah harus menjadi ekosistem yang menghidupkan kebiasaan membaca, menulis, berdiskusi, dan menghasilkan karya nyata secara konsisten. Ia berharap Pekan

Baca juga :  Upacara Pembukaan MPLS SMPN 1 Wuluhan Jember Tahun Pelajaran 2026/2027 Bertemakan MPLS Ramah

Literasi 2026 di SMAN 1 Sumenep dapat menjadi pemantik semangat yang berkelanjutan, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Di tengah meluapnya arus informasi digital, ia secara khusus mengingatkan para siswa untuk mengasah kecermatan dalam menyaring setiap data yang diterima.

Kemampuan memilah, memverifikasi sumber, serta memastikan kebenaran informasi merupakan pilar utama dari literasi modern.

“Pelajar harus memanfaatkan kemajuan teknologi untuk belajar dan berkarya. Jangan mudah percaya informasi, tetapi gunakan media digital untuk hal yang produktif,” tegasnya.

Menutup arahannya, Bupati Fauzi menyampaikan optimisme bahwa generasi muda yang terpelajar dan literat akan menjadi pilar utama pembangunan Kabupaten Sumenep di masa depan.

“Pelajar hendaknya gemar membaca, berani menulis, kritis berpikir, dan kreatif berkarya demi membangun Kabupaten Sumenep semakin maju,” pungkasnya.

(Hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *