Tanggap Kekeringan, Bupati Sumenep Turun Langsung Pastikan Penyaluran Air Bersih di Kecamatan Saronggi

banner 120x600
banner 336x280

Sumenep – News PATROLI.COM –

Dampak kemarau panjang yang mulai memicu ketersediaan air bersih di sejumlah titik Kabupaten Sumenep mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Merespons kesulitan warga Desa Langsar Laok, Kecamatan Saronggi, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo turun langsung memimpin penyaluran bantuan air bersih pada Senin (5/10/2026).

Langkah sigap ini merupakan wujud komitmen Pemkab Sumenep dalam menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat di tengah situasi darurat kekeringan.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih mendapatkan perhatian dan bantuan. Pemerintah tidak boleh tinggal diam ketika kebutuhan dasar warga menghadapi persoalan,” tegas Bupati Fauzi di sela kegiatan peninjauan.

Penanganan kekeringan kali ini mengusung pendekatan kolaboratif. Bupati hadir didampingi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep Dr. R. Abd. Rahman Riadi, S.E., M.M.,

Kepala Satpol PP dan Damkar, Camat Saronggi, serta pemerintah desa setempat. Penyaluran armada tangki air juga melibatkan lintas instansi, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Baznas, dan Kodim 0827 Sumenep.

Bupati Fauzi menegaskan bahwa masalah kekeringan menuntut kerja sama erat dari seluruh elemen agar distribusi bantuan berjalan cepat dan merata.

Baca juga :  PKDI Desak Pemkab Jember Optimalisasikan Pembangunan Desa di Tengah Efisiensi Anggaran Dana Desa

“Penanganan kekeringan harus dilakukan secara bersama-sama. Kami terus mendorong sinergi seluruh pihak agar bantuan air bersih bisa menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Dinsos P3A Sumenep, Dr. R. Abd. Rahman Riadi, menyampaikan bahwa keterlibatan lintas sektor bertujuan memastikan seluruh proses distribusi berlangsung tertib dan langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Kami mendampingi proses penyaluran agar bantuan pemerintah dapat langsung dirasakan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga Langsar Laok, sembari terus memantau wilayah lain yang berpotensi mengalami persoalan serupa,” ujar Rahman.

Kedatangan armada tangki air bersih menjadi solusi nyata bagi masyarakat Desa Langsar Laok yang selama beberapa waktu terakhir mengalami keterbatasan pasokan air harian. Pemkab Sumenep memastikan aksi tanggap darurat ini tidak hanya berhenti di satu wilayah.

Penyaluran air bersih akan terus dilakukan secara bertahap dan terukur ke berbagai wilayah terdampak kekeringan, baik di wilayah daratan maupun kawasan kepulauan, hingga musim kemarau berakhir.
(Hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *