Sumenep – News PATROLI.COM –
Dunia pergerakan dan politik praktis di Sumenep sempat merasa kehilangan salah satu sosok pemuda yang dikenal hangat dan berjiwa sosial tinggi. Lubsir (mas Lub), figur yang selama ini melekat dengan karakter humoris namun penuh kepedulian terhadap sesama, sempat memilih menepi dari hiruk-pikuk panggung politik dalam kurun waktu yang cukup lama.
Namun, pepatah mengatakan bahwa karakter sejati tidak akan pernah luntur, melainkan hanya berpindah medan pengabdian. Kini, mas Lub kembali muncul ke permukaan dengan membawa kabar keberhasilan yang menginspirasi. Bukan di podium kampanye, melainkan di tengah riuh rendah pasar global daun emas tembakau Madura.
Keputusan mas Lub, untuk mendalami sektor pertanian dan peragangan tembakau terbukti membuahkan hasil manis. Kehadirannya di industri ini tidak hanya sekadar mencari peruntungan, namun membawa semangat pemberdayaan bagi para petani lokal
Berikut adalah beberapa poin penting di balik kembalinya sosok Lubsir:
Visi Ekonomi Terukur. Mengalihkan energi politik menjadi strategi bisnis yang mampu bersaing di pasar global.
Karakter yang Tetap Bersahaja. Meski telah sukses sebagai pengusaha tembakau, sifat humoris dan kepedulian sosialnya tetap menjadi ciri khas yang dicintai rekan sejawat.
Penyokong Ekonomi Lokal. Melalui jejaring pasar yang dibangunnya, ia turut membantu mengangkat nilai tawar tembakau Madura di mata dunia.
“Politik adalah pengabdian, namun membangun ekonomi rakyat melalui hasil bumi adalah perjuangan nyata yang langsung menyentuh akar rumput.” Tegasnya.
Kembalinya mas Lub di tengah masyarakat dengan pencapaian gemilang ini membuktikan bahwa jeda yang ia ambil dari dunia politik adalah masa refleksi untuk kontribusi yang lebih besar.
Bagi para sahabat dan kolega, kehadiran mas Lub di industri tembakau adalah bukti nyata bahwa dedikasi dan ketulusan hati akan selalu menemukan jalannya untuk bersinar, di mana pun ia berada.
(Hen)










