Sidoarjo – News PATROLI.COM –
Kepengurusan cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sidoarjo resmi terbentuk untuk masa bhakti 2026-2031. Organisasi yang menjadi wadah konsolidasi sekaligus pemberdayaan media online tersebut dipimpin Saiful Bakhri sebagai ketua, didampingi Slamet Abidin sebagai sekretaris dan Haris Sokran sebagai bendahara.
Kepengurusan JMSI Sidoarjo dikukuhkan melalui Surat Keputusan (SK) Pengda Jatim Nomor 010/Pd-Jatim/SK/JMS/IX/2026. Struktur kepengurusan juga dilengkapi sejumlah bidang yang diharapkan mampu memperkuat kerja organisasi sekaligus meningkatkan kualitas media siber di Kabupaten Sidoarjo.
Dalam struktur tersebut, Bidang Organisasi diketuai Slamet Abidin dengan sekretaris Kristionta. Bidang Jurnalistik Berkualitas diketuai Zainul Arifin dengan sekretaris Agus Sutopo.
Selanjutnya, Bidang Platform Media Digital diketuai Ismaindah dengan sekretaris Aries Sutopo. Bidang Pengembangan Potensi Daerah diketuai Agus Susilo dengan sekretaris Hadi Suyitono. Sedangkan Bidang Hukum dan Advokasi diketuai Makin Suganda, dengan sekretaris M. Asadillah serta anggota Bakhtiar Sitorus.
Mengawali kinerja organisasi, jajaran pengurus JMSI Sidoarjo menggelar rapat perdana di kantor sekretariat yang berada di Perum Magersari Permai CB/07, Sidoarjo, Sabtu (3/10/2026) siang.
Rapat tersebut membahas sejumlah agenda penting, mulai dari konsolidasi internal sebagai langkah awal menjalankan roda organisasi hingga persiapan berbagai kebutuhan administrasi keorganisasian.
Ketua JMSI Sidoarjo, Saiful Bakhri, mengatakan rapat perdana tersebut juga menjadi momentum untuk menyatukan pemahaman seluruh pengurus mengenai arah organisasi.
“Dalam rapat kita juga membedah visi dan misi serta tujuan yang jelas sebagai arah awal kinerja organisasi,” kata Saiful.
Cak Pul, sapaan akrab Saiful Bakhri yang juga pemimpin redaksi nusradaily.com, menambahkan bahwa sebagai organisasi yang baru terbentuk, JMSI Sidoarjo dalam waktu dekat akan melakukan audiensi dengan sejumlah pemangku kepentingan di Kabupaten Sidoarjo.
Audiensi tersebut akan dilakukan dengan Bupati Sidoarjo, Wakil Bupati Sidoarjo, pimpinan DPRD Sidoarjo, hingga jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Sidoarjo.
“Tentunya juga dengan jajaran Forpimda Sidoarjo. Istilahnya, sowan sekaligus untuk memperkenalkan diri, berikut tentang JMSI serta visi, misi dan tujuannya dibentuk di Sidoarjo,” ujarnya.
Selain audiensi, JMSI Sidoarjo juga akan segera mempersiapkan Rapat Kerja (Raker) sebagai forum untuk menyusun program dan agenda organisasi ke depan.
“Kita juga mengagendakan Raker dalam waktu dekat,” tambahnya.
JMSI merupakan wadah media siber yang menjadi konstituen Dewan Pers berdasarkan SK Nomor 15/SK-DP/2022. Organisasi tersebut juga mengantongi legalitas Kemenkumham melalui AHU-0008715.AH.01.07.TAHUN 2020.
Kepengurusan JMSI telah terbentuk mulai tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten/kota. Visi organisasi adalah membangun jaringan media siber yang mendukung demokrasi serta pembangunan.
Sementara misinya diarahkan untuk meningkatkan kualitas manajemen, produk jurnalistik, serta infrastruktur teknologi informasi bagi anggotanya.
Semangat tersebut pula yang menjadi tantangan JMSI Sidoarjo dalam menjalankan roda organisasi. Sebab, perkembangan media digital menghadirkan tantangan yang semakin kompleks bagi perusahaan pers maupun pekerja jurnalistik.
Media online tidak hanya dituntut mampu menyajikan informasi secara cepat, tetapi juga harus menjaga kualitas jurnalistik di tengah persaingan trafik, perubahan algoritma media sosial, serta derasnya arus informasi yang mendominasi ruang publik.
Saiful menegaskan JMSI Sidoarjo tidak ingin organisasi berhenti pada agenda konsolidasi internal. Lebih dari itu, JMSI diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk membangun ekosistem pers lokal yang profesional dan memiliki kontribusi nyata.
“Bagi kami JMSI bukan sekadar wadah perusahaan media, melainkan ruang kolaborasi yang mendorong lahirnya ekosistem pers lokal yang profesional, independen, sehat, dan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Cak Pul, yang sehari-hari masih aktif melakukan liputan dan berkolaborasi pula dengan nusadaily.com.
Sekretaris JMSI Sidoarjo Slamet Abidin, yang juga menjabat sebagai pemimpin redaksi liputansidoarjo, bersama Bendahara Haris Sokran dari siarpos.com, menilai perkembangan era digital telah menempatkan pers atau media online pada posisi yang semakin signifikan dalam kehidupan masyarakat.
Kemudahan akses informasi membuat masyarakat dapat memperoleh kabar mengenai suatu peristiwa hanya dalam hitungan detik. Namun, kecepatan tersebut menurutnya harus berjalan beriringan dengan akurasi, keberimbangan dan konteks informasi.
“Jadi media online tidak cukup hanya menjadi yang pertama memberitakan sebuah peristiwa. Media harus memastikan informasi yang disampaikan benar, berimbang, memiliki konteks, serta memenuhi prinsip-prinsip jurnalistik,” tegasnya.
Karena itu, keberadaan JMSI Sidoarjo diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat profesionalisme media siber lokal. Konsolidasi antarmedia dinilai penting untuk menghadapi perubahan ekosistem digital yang berlangsung cepat.
Ke depan, pengurus JMSI Sidoarjo berharap seluruh program organisasi dapat berjalan sesuai visi, misi dan tujuan yang telah ditetapkan. Sinergi dengan berbagai pihak pun menjadi salah satu agenda yang akan dibangun.
Tidak hanya dengan lembaga pemerintahan, tetapi juga dengan stakeholder lainnya, organisasi media, kalangan profesional hingga berbagai elemen masyarakat.
“Pada intinya, kami di JMSI siap berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka untuk kepentingan lebih luas dan berkontribusi dalam pembangunan di Sidoarjo ke arah lebih baik,” pungkas Saiful. (Gus)















