banner 700x256

Kapolres Wonogiri Turun Langsung Temui Nelayan, Perkuat Sinergitas dan Jaga Stabilitas Kamtibmas

banner 120x600
banner 336x280

Wonogiri – News PATROLI.COM –

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M. turun langsung bersilaturahmi dengan kelompok nelayan di TPI Sendang Waduk Gajah Mungkur, Senin (4/5/2026), sebagai langkah menjaga stabilitas keamanan di tengah dinamika isu kenaikan BBM non subsidi.

Kegiatan yang berlangsung di Dusun Bendorejo, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri tersebut dihadiri jajaran pejabat utama Polres Wonogiri serta para nelayan, di antaranya Ketua Kelompok Nelayan Sendang Asri Sutrisno dan Ketua Karamba Jaring Apung Waduk Gajah Mungkur Budi Hardono, bersama perwakilan nelayan setempat.

Dalam sambutannya, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif Polri untuk memperkuat komunikasi dan sinergitas dengan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi secara langsung dari para nelayan sebagai garda terdepan di wilayah perairan.

Kapolres juga mengimbau agar para nelayan tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya terkait kenaikan BBM non subsidi, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Wonogiri agar tetap aman dan kondusif.

Baca juga :  Apel Operasi Ketupat Candi 2026 Digelar, Polres Wonogiri Tegaskan Kesiapan Amankan Mudik Lebaran

Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Sendang Asri, Sutrisno, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Wonogiri yang dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat nelayan. Ia menjelaskan bahwa aktivitas nelayan masih berjalan normal dan belum terdampak signifikan.

Hal senada disampaikan Ketua Karamba Jaring Apung, Budi Hardono, yang menegaskan bahwa para nelayan Waduk Gajah Mungkur tidak terpengaruh isu dari luar daerah dan tetap fokus menjalankan aktivitas, serta tidak akan mengikuti aksi unjuk rasa di wilayah lain.

Melalui kegiatan ini, Polres Wonogiri menunjukkan komitmennya sebagai institusi yang humanis dan responsif, dengan mengedepankan pendekatan dialogis guna memperkuat kepercayaan masyarakat serta memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *