banner 700x256

Mudik Gratis 2026, Bupati Fauzi Siapkan 8 Bus dari Jakarta untuk Warga Sumenep Tercinta

banner 120x600
banner 336x280

Sumenep – News PATROLI.COM –

Rombongan pemudik dari Jakarta hari ini dilepas pulang kampung ke kampung halaman mulai program mudik gratis 2026 bareng Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, pelepasan dilakukan langsung oleh plt kepala Disperkimhub Sumenep, Achmad Zulkarnain yang mewakili Bupati, memastikan semua warga tercinta untuk persiapan dan keberangkatan berlangsung lancar dan aman.

Hari ini bukan sekedar pelepasan bus dari jakarta tetapi momen paripurna yang menggabungkan jalur darat ke jalur laut, menandai dimulainya gelombang mudik yang menjadi bagian penting dari tradisi idul fitri sekaligus bukti nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat.

Sebanyak 8 Bus di lepas dari Jakarta membawa 390 pemudik. Warga tampak antusias, sambil melambai dan berpelukan dengan keluarga yang mengantarkan mereka, sementara Dzulkarnaen menyapa dan memberi semangat kepada pemudik. “Mudik ini lebih sekedar perjalanan, ini bukti kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama mereka yang tinggal jauh diperpulauan. Pemerintah hadir untuk mempermudah, memastikan kenyamanan, dan memberi rasa aman bagi setiap warga yang pulang kampung, ” Ujarnya.

Pelepasan bus tidak hanya memudahkan warga dari Jakarta, tetapi juga memberi contoh bagaimana transportasi publik teroganisir dengan baik dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan mudik.

Di jalur laut, keberangkatan berlangsung lancar. KM express Bahari 9C melayani rute menuju Kangean dengan membawa 401 penumpang, termasuk seorang bayi, diikuti oleh KM Sabuk Nusantara 91yang menunaikan rute Kangean – Sepeken dengan 156 penumpang, serta KPM Drama Kartika menuju Raas – Jangkar dengan 309 penumpang. Seluruh proses keberangkatan berjalan tertib, dengan pengawasan dari pihak pelabuhan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para penumpang.

Momen ini bukan hanya menunjukkan antusiasme warga, tetapi juga Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan perjalanan, disiplin antrean, dan mematuhi protokol keselamatan transportasi laut, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Baca juga :  Wajah Baru Birokrasi Resmi Dilantik Siap, Percepat Kinerja Pemkab Sumenep

Sejak H- 10 hingga H – 7 tercatat ribuan warga memanfaatkan program ini.

Total penumpang tujuan kepulauan mencapai 2.039 orang ke Kangean, 637 ke Raas, 412 ke Masalembu, 280 ke sepeken, 600 ke sepudi, dan 155 ke jangkar. Untuk minggu 15 maret 2026.Kapal tujuan sepudi tercatat Membawa136 dewasa dan 4 bayi, memastikan semua warga yang ingin mudik tetap terlayani secara maksimal.

Statistik ini menunjukkan bahwa progam mudik gratis bukan sekedar layanan transportasi, tetapi juga upaya pemerintah untuk meratakan akses transportasi dan meningkatkan kesejahteraan warga yang tinggal di daerah kepulauan, mengurangi beban biaya perjalanan, dan memperkuat ikatan sosial keluarga.

Program mudik gratis Sumenep 2026 mengajarkan bahwa transportasi publik yang baik bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal perencanaan, koordinasi dan kepedulian terhadap masyarakat.

Dengan difasilitasi bus bagi warga jakarta dan kapal bagi masyarakat kepulauan mudik menjadi aman, nyaman, dan terstruktur. Situasi di pelabuhan dan titik keberangkatan bus terpantau terduksif, aman dan lancar, menegaskan kesesiapan pemerintah dalam memberikan layanan terbaik sekaligus mendidik masyarakat tentang pentingnya disiplin, keamanan, dan tanggung jawab saat perjalanan.

Dzulkarnaen menegaskan bahwa program ini bertujuan memastikan semua warga, terutama yang tinggal di kepulauan, merasakan kemudahan, keamanan, dan kebahagiaan saat kembali ke kampung halaman.

Mudik gratis Sumenep 2026 bukan hanya soal perjalanan, tetapi simbol penghubung keluarga, bukti nyata kepedulian pemerintah, dan momentum bagi ribuan warga untuk merayakan idulfitri dengan hangat dan bahagia bersama orang orang tercinta.

Suasana haru dan sukacita momen mudik lebaran tahun 2026 ini akan terus dikenang oleh setiap pemudik, sekaligus menjadi pelajaran penting bahwa kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan transportasi publik dapat menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan bermakna bagi semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *