banner 700x256

Pemkab Sidoarjo Tinjau Dam Kedungpeluk yang Rampung Dibangun, Bupati Subandi Minta Kekurangan Segera Dibenahi

banner 120x600
banner 336x280

Sidoarjo – News PATROLI.COM –

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan pembangunan Dam Kedungpeluk telah selesai secara fisik. Namun demikian, sejumlah catatan teknis masih menjadi perhatian untuk segera disempurnakan sebelum fasilitas tersebut difungsikan secara optimal.

Bupati Sidoarjo, Subandi, bersama Kepala Dinas PUBM Sidoarjo, Muhammad Makhmud, serta Camat Candi meninjau langsung Dam Kedungpeluk di Kecamatan Candi, Sabtu (28/2/2026). Dalam peninjauan tersebut, Bupati menyoroti kualitas pekerjaan yang dinilai belum sepenuhnya maksimal meskipun progres pembangunan telah dinyatakan selesai.

“Bisa dikatakan pembangunan ini selesai. Namun masih ada beberapa pengerjaan yang kurang bagus. Banyak catatan yang harus diperbaiki karena terkesan dipaksakan. Sudah kami sampaikan ke Kadis PU agar dikoreksi, karena kita ingin hasil yang bagus dan berkualitas,” tegas Subandi.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan memperketat pengawasan terhadap seluruh proyek infrastruktur agar tidak lagi terjadi keterlambatan maupun penurunan kualitas pekerjaan. Menurutnya, kontraktor yang terlambat tetap akan dikenakan denda sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau sudah terlambat, dendanya tetap berjalan. Tidak mungkin tanpa konsekuensi jika deviasi tinggi dan pekerjaan terlambat. Biasanya kalau mengejar waktu, kualitas menjadi tidak maksimal. Ini yang kita koreksi,” ujarnya.

Bupati berharap keberadaan Dam Kedungpeluk dapat membantu mengurangi risiko banjir di wilayah Tanggulangin dan sekitarnya. Namun demikian, ia menekankan bahwa seluruh kekurangan harus segera dibenahi agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dengan aman dan nyaman.

Baca juga :  Pemkab Sidoarjo Perkuat Sinergi dengan Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Sidoarjo

“Yang penting sekarang sudah bisa difungsikan, walaupun ada kekurangan yang harus segera dibenahi. Termasuk area terdampak pembangunan, dalam satu minggu ini kontraktor harus sudah merapikan, mulai dari pemadatan tanah hingga pembersihan sisa material,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUBM Sidoarjo, Muhammad Makhmud, menyampaikan bahwa secara administrasi dan perhitungan tim pengawas, progres pembangunan Dam Kedungpeluk telah mencapai 100 persen. Meski demikian, masih terdapat beberapa kekurangan teknis yang tengah diinventarisasi untuk segera disampaikan kepada pihak kontraktor.

“Kalau hitungan tim pengawas sudah 100 persen, namun masih ada kekurangan di beberapa titik. Itu sedang kami inventarisir dan akan kami sampaikan ke kontraktor untuk diperbaiki,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejumlah dampak pekerjaan seperti jalan yang terdampak serta perubahan aliran air yang sempat meluber ke permukiman warga juga menjadi tanggung jawab kontraktor untuk dikembalikan seperti kondisi semula.

“Dampak pekerjaan seperti jalan dan aliran air yang berubah harus dikembalikan seperti kondisi awal. Itu kewajiban kontraktor dan sudah kami catat,” pungkasnya.

Dengan evaluasi dan perbaikan yang segera dilakukan, Pemkab Sidoarjo menargetkan Dam Kedungpeluk dapat berfungsi maksimal sebagai infrastruktur pengendali banjir demi mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *