Karena merasa curiga selanjutnya petugas keamanan proyek melakukan pemeriksaan terhadap isi
karung tersebut dan diketahui ternyata berisi besi ulir yang berasal dari proyek tersebut. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Taman Sidoarjo. Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku AFF bahwa dirinya dapat masuk kedalam lokasi proyek dengan cara membuka pagar proyek yang tidak terkunci dan selanjutnya memasukkan besi ulir kedalam karung atau sak.
AFF mengaku sudah 4 kali melakukan pencurian di lokasi proyek tersebut hingga akhirnya tertangkap.
Dimana hasil pencurian dijual kepada pengepul besi tua dan uangnya dipergunakan untuk memenuhi biaya hidup sehari-hari. Untuk kepentingan pemeriksaan terhadap Tersangka, kini Polresta Sidoarjo melakukan penahanan AFF termasuk barang bukti berupa 4 batang besi ulir, kadung atau sak dan satu unit motor Yamaha Vega.
Motif pelaku mengambil barang berupa besi ulir dengan tujuan untuk dijual. Kini tersaka dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke 3 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun. (Ags/MW)