Sumenep – News PATROLI.COM –
Tonggak sejarah baru bagi pertahanan maritim di Madura akan segera terwujud. Senin (10/3/2025), Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V, Laksma TNI Dr. Arya Delano, S.E., M.Pd., M.Han., bersama rombongan mengunjungi Kabupaten Sumenep.
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan penanda babak baru bagi pertahanan laut di kawasan Madura.
Danlantamal V disambut langsung oleh Danlanal Batuporon, Letkol Laut (P) Dr. Moch Anton Maulana, S.E., M.M., MDMS, M.Tr.Opsla., Ph.D., sebelum bertemu dengan Bupati Sumenep.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Paseban Agung Sultan Abdurrahman, Pendopo Agung Sumenep, ini membahas percepatan pembangunan Lanal Madura di atas lahan hibah Pemkab Sumenep yang berlokasi di Dusun Panitian Selatan, Desa Patean, Kecamatan Batuan.
Dalam sambutannya, Laksma Arya Delano menegaskan bahwa hibah tanah ini merupakan langkah besar dalam memperkuat keamanan maritim di perairan Madura.
“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi wujud komitmen negara dalam menjaga kedaulatan laut. Dengan adanya Lanal Madura, kekuatan pertahanan laut di kawasan ini akan semakin solid, dan harapannya dapat segera naik grade sehingga dipimpin oleh seorang perwira berpangkat Kolonel,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Danlanal Batuporon, Letkol Laut (P) Dr. Moch Anton Maulana, menyoroti pentingnya sinergitas antara TNI AL dan Pemkab Sumenep.
“Kami sangat mengapresiasi komitmen luar biasa dari pemerintah daerah yang telah berjuang untuk menyelesaikan sertifikat lahan ini. Semoga ke depan, kerja sama ini terus terjalin erat untuk menjaga keamanan perairan Madura,” ungkapnya.
Sementara itu Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan bahwa proses hibah lahan ini telah melalui perjalanan panjang hingga akhirnya bisa terealisasi.
“Alhamdulillah, di periode kedua kepemimpinan saya, sertifikat tanah ini bisa diterbitkan. Ke depan, akses menuju lokasi akan diperlebar agar operasional Lanal Madura lebih optimal. Kami juga berharap Kasal bisa hadir dalam prosesi penyerahan resmi nanti,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
Rencana pembangunan Lanal Madura ini diyakini akan menjadi pilar strategis dalam menjaga stabilitas maritim di kawasan Selat Madura dan sekitarnya.
“Dengan meningkatnya kehadiran TNI AL, diharapkan pengawasan terhadap jalur perdagangan laut, aktivitas perikanan, hingga potensi ancaman maritim di wilayah ini dapat semakin diperkuat,” pungkasnya.
Pembangunan Lanal Madura bukan sekadar proyek, tetapi warisan bagi generasi mendatang, sebuah langkah nyata untuk memastikan bahwa laut bukan hanya sumber kehidupan, tetapi juga benteng pertahanan bangsa. (Hen)